Skip to main content

Category : Tag: Dbh


Info Migas Bojonegoro

Bojonegoro Masih Bergantung Pada Migas, Dimana Saja Lapangannya?

Sampai Agustus 2025, pendapatan yang masuk di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih didominasi sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas). Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga begitu, dari pungutan tanah sekitar Migas tertinggi.

Minyak dan Gas Bumi

Satukan Langkah Demi Energi, SKK Migas dan BPN Perkuat Kolaborasi Atasi Masalah Lahan

Di balik upaya memenuhi kebutuhan energi nasional, ada tantangan yang tak selalu tampak di permukaan, seperti halnya urusan pertanahan. Bagi industri hulu minyak dan gas bumi, tanah bukan sekadar lokasi pengeboran, tetapi fondasi dari seluruh aktivitas strategis yang mendukung ketahanan energi Indonesia.

Sukur: Bojonegoro Akan Dapat Tambahan DBH Migas Rp860 Miliar

Pemerintah Pusat dikabarkan akan mengucurkan tambahan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Kabupaten Bojonegoro senilai Rp860 Miliar. Namun, tambahan DBH ini belum tercantum di Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2024 yang telah disahkan pada 21 September 2023 lalu.

BPKAD: Turunnya DBH Migas Program Prioritas Harus Didahulukan

Penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas 2020 mendatang, nantinya cukup berdampak pada postur APBD Bojonegoro. Selama ini postur anggaran APBD didapat paling banyak dari DBH Migas. Dengan adanya penur­unan DBH migas, BPKAD Bojonegoro memastikan program sk­ala prioritas bakal diutamakan lebih dulu dalam pem­bangunan Bojonegoro.

Presdir Pertamina EP Audiensi dengan Bupati Bojonegoro

President Director (Presdir) PT Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf, disertai Pimpinan Komisi 7 DPR RI Ridwan Hisjam melakukan audiensi dengan Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asset 4 General Manager Agus Amperianto, VP Legal Relation Edy Sunaedy, Kepala SKK Migas Jabanusa Ali Masyar dan Assisten Dua Pemkab Bojonegoro Setyo Yuliono.

DBH Migas Tertinggi se-Jatim

Jangan Sampai Salah Kelola, Harus untuk Rakyat

Rincian alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Migas Povinsi/Kabupaten/Kota tahun anggaran (TA) 2019 sudah keluar. DBH Migas Kabupaten Bojonegoro sebesar Rp2,6 triliun lebih (Rp2.668.110.378.000).

DBH Migas Bojonegoro Tertinggi se Jatim

PMII: Politik Anggaran Harus Pro Rakyat

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bojonegoro berharap politik anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) Migas pro dengan rakyat. Pasalnya, masyarakat daerah penghasil harus sejahtera.