#blokBojonegoroTV
Intip...! Muleh Omah Project Ala Mahasiswa Unair
Intip...! Muleh Omah Project Ala Mahasiswa Unair
Intip...! Muleh Omah Project Ala Mahasiswa Unair
Gerakan sadar Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masyarakat tentu harus terus ditingkatkan, seperti yang dilakukan oleh komunitas mahasiswa asal Kabupaten Bojonegoro yang tengah menempuh bangku kuliah di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Operator proyek strategis nasional Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB), PT Pertamina EP Cepu dinobatkan sebagai KKKS penyumbang pajak migas 2018 terbesar. Yakni sejumlah Rp 8,08 triliun dalam penghargaan Apresiasi untuk Sahabat. Cooperative Compliance Program yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak - Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Daerah Dan Penertiban Barang Milik Negara. Acara yang dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi (23/4/2019) ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Perwakilan KPK, Bank Jatim, BPN Jawa Timur, kepala daerah di provinsi Jawa Timur, BPD Jawa Timur.
Bertepatan dengan Hari Kartini 2019, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) menggelar Festival Kartini 2019, yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Kabupaten Bojonegoro, Minggu (21/4/2019).
Target perolehan pajak daerah Kabupaten Bojonegoro tahun ini mencapai Rp99 miliar atau meningkat 25,31 persen dibandingkan tahun 2018 induk yang hanya sebesar Rp79 miliar.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan memfokuskan pembangunan di Zona III atau daerah terluar kabupaten setempat pada 2019. Hal itu sebagai upaya percepatan pembangunan. Sebab, zona tersebut penyumbang angka kemiskinan cukup tinggi.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro menganggarkan dana insentif bagi guru terpencil atau multigrade sebesar Rp756 juta. Dana itu untuk 315 guru yang mengajar di daerah terpencil, meski begitu hingga kini dana insentif masih belum bisa dicairkan, karena menunggu petunjuk dari bupati.
Pemerintah daerah, diberikan kewenangan untuk mengelola daerah masing-masing. Oleh karenanya, perlu adanya koordinasi bagi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.
Menumbuhkan minat baca masyarakat Bojonegoro, terlebih lagi bagi pelajar tentu sangat diperlukan, agar meraka menjadi orang yang gemar membaca.