Setelah kemarin melakukan rapat dengan Bupati Bojonegoro, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dan beberapa OPD Terkait serta seluruh Puskesmas Se-Bojonegoro, Selasa (9/2/2022) tim verifikasi Open Defecation Free (ODF) dari Provinsi Jawa Timur melakukan verifikasi sampel ke beberapa titik di Kabupaten Bojonegoro.
Pamit Kenal Camat Padangan Lelang Tanda Tangan Rp10 Juta
Reporter: M. Yazid
blokBojonegoro.com - Usai dimutasi, Camat Padangan menggelar acara pamit kenal di pendopo kecamatan setempat, Minggu (23/1/2022). Uniknya pada pelaksanaan kali ini ada kegiatan lelang tanda tangan yang dihargai penawaran tertinggi Rp10 juta.
Jabatan Camat Padangan sebelumnya, Heru Sugiharto yang diamanahi Kepala Dinas DP3AKB, digantikan Heru Wicaksi yang yang sebelumnya menjabat Camat Kecamatan Sekar. Dalam kegiatan tersebut Camat Padangan lama, Heru Sugiharto melelang tanda tangan bertajuk 'Saksi Cinta Kita'.
Heru Sugiharto sengaja melelang tandatangan seluruh undangan yang terdiri dari Forkopimca Padangan, Kepala Desa, Perangkat Desa, Kepala UPT, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, pengusaha dan yang lainnya. "Pigora berukuran 80 centimeter persegi berisi tanda tangan dibeli Kepala Desa Sonorejo, dengan penawaran tertinggi Rp10 juta," kata Heru Sugiharto.
Menurutnya, lelang tanda tangan 'Saksi Cinta Kita' ini sebagai saksi perjalanan bersama seluruh stakeholder
Kecamatan Padangan, dalam bahu membahu melakukan segala terobosan guna percepatan pembangunan di semua bidang.
"Uang hasil lelang itu sepenuhnya kita salurkan kepada Pondok Pesantren Miftahul Huda di Desa Purworejo Kecamatan Padangan," jelas Heru yang sekarang menjabat Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Bojonegoro itu.
Pembeli pigura berisi tanda tangan seharga Rp10 juta, Kades Sonorejo, Sundoko mengungkapkan kegembiraannya mendapatkan tandatangan orang-orang penting di Kecamatan Padangan. "Pigora ini akan saya pasang di kafe saya, sebagai hiasan property berharga berisikan tanda tangan orang-orang pilihan dan terpilih di Kecamatan Padangan," ungkap kades muda ini penuh semangat.
Sementara itu, Heru Wicaksi mengenalkan diri kepada para tamu undangan, sekaligus memohon doa, dukungan dan kerjasamanya untuk pembangunan Kecamatan Padangan. "Mari bersama-sama bersinergi bekerja untuk Kabupaten Bojonegoro," ujarnya.
Ditambahkan, pihaknya akan mendukung terobosan kerja-kerja percepatan pembangunan di Kecamatan Padangan sesuai program program Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Dalam acara pamit kenal Camat Padangan yang berlangsung semarak dan unik, ditutup doa oleh Ustad Wahid pengelola Ponpes Miftahul Huda sekaligus Ketua MWC NU Kecamatan Padangan yang hadir di lokasi. [zid/lis]
Percepatan vaksinasi terus dilakukan semua pihak, termasuk di Kecamatan Padangan. Melalui gerakan vaksin lansia (lanjut usia) di semua desa se-Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro, diharapkan menambah kekebalan tubuh para Lansia di daerah yang perbatasan dengan Blora, Jawa Tengah itu.
Sebagai upaya mengapresiasi kinerja dan memberi semangat untuk terus bekerja dengan baik, Pemerintah Kecamatan Padangan menginisiasi program "Padangan Award".
ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama) adalah sebuah organisasi yang merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang berfungsi membantu melaksanakan kebijakan NU pada kelompok sarjana dan kaum intelektual.
Camat Gayam Agus Haryana Panca Putra, mewakili Bupati Bojonegoro meresmikan Pasar Desa Gayam, Kamis (12/8/2021). Peresmian dilakukan secara hybrid di Balai Desa dan Pasar Desa Gayam dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, petani perlu mencari alternatif saat untuk memulai tanam. Seperti halnya yang dilakukan petani di wilayah Desa Kolong Kecamatan Ngasem yang sebagian petani banyak beralih menanam kacang hijau dari pada jagung.
Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah melantik 132 pejabat pemerintah dengan rincian 18 pejabat administrator, 6 pengawas dan 108 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jumat (2/7/2021).
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro mulai menyalurkan kendaraan roda tiga pengangkut sampah pada kelompok Bank Sampak Bojonegoro. Hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam pengendalian volume sampah di Bojonegoro