Waspada Cuaca Ekstrem
Bojonegoro Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga 17 September
Masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya patut mewaspadai peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur.
Masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya patut mewaspadai peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur.
Pencairan oleh Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro dan lain-lain, dihentikan saat malam mulai tiba. Sebab, kondisi Bengawan Solo yang gelap menjadi salah satu faktor utamanya.
Diduga tenggelam di aliran sungai Bengawan Solo, Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro dan lain-lain tengah mencari keberaaan Agiar Fatir Ibrahim (15) warga Desa Jumok RT 11/RW 04 Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, (13/9/2025).
Laporan orang tenggelam masuk di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro. Yakni Agiar Fatir Ibrahim (15) warga Desa Jumok RT 11/RW 04 Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, (13/9/2025) siang.
Krisis air bersih mulai melanda sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro. Untuk mengatasi dampak dari musim kemarau ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mulai mendistribusikan air bersih.
Saat panik dan bingung, biasanya lupa mengambil langkah-langkah cepat. Termasuk mencari siapa yang dihubungi terdekat dan tercepat, serta nomor yang dimiliki.
Sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro mulai dilanda kekeringan. Guna mengatasi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mulai mendistribusikan bantuan air bersih di wilayah terdampak kemarau.
Kobaran api tampak membara dari rumah milik Rrining dan Gianti, warga Dusun Klampisan, Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro. Karena lumayan lama api membakar, akhirnya rumah hangus dilalap si jago merah, Jumat (5/9/2025) dinihari.
Rumah milik Rrining dan Gianti, warga Dusun Klampisan, Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, hangus dilalap si jago merah, Jumat (5/9/2025) dinihari.
Kebakaran hebat yang melanda tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, melibatkan 35 personel gabungan dalam proses pemadamannya.