Skip to main content

Category : Tag: Bantuan


Awas Kebakaran di Bojonegoro

Tanggap Bencana, PMI Distribusikan Bantuan

Fenomena kebakaran terjadi beberapa lokasi di Kabupaten Bojonegoro yang membuat rumah warga ludes dilalap dijago merah. Sehingga Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro mendistribusikan bantuan, bentuk tanggap bencana di Kota Ledre.

Aula Belajar Maslakul Huda Resmi Dibuka untuk Kegiatan Belajar Mengajar

Aula belajar di Desa Beged, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, diresmikan dan mulai bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar, Selasa (21/5/2019). Peresmian aula belajar itu ditandai dengan potong pita yang dilakukan oleh Camat Gayam, Wardoyo, bersama jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Gayam.

BPBD Bojonegoro Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir

Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu lalu sangat berdampak bagi warga. Pun membuat beberapa OPD mengulurkan tangan memberikan bantuan bagi korban banjir di wilayah Kota Ledre.

#KabarBanjir

Bantuan Sembako Disalurkan Ke Warga Lebaksari Baureno

Warga terdampak banjir yang berada di Kecamatan Baureno, menerima bantuan paket sembako, Sabtu (9/3/2019), yang berasal dari OPD Provinsi disalurkan melalui BPBD Kabupaten Bojonegoro.

#KabarBanjir

Bantuan Korban Banjir Mulai Berdatangan

Ratusan bantuan paket sembako dari provinsi mulai berdatangan untuk para korban banjir, yang dipusatkan di Kantor Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) Bojonegoro, Sabtu (9/3/2019). Nantinya bantuan paket sembako tersebut disalurkan kepada masyarakat Bojonegoro yang terdampak banjir.

8 Pelaku Usaha Terima Peralatan dari EMCL

Sebanyak 8 orang pelaku usaha kecil di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro menerima peralatan usaha dari operator minyak dan gas bumi (migas) Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Jumat (1/2/2019) siang.

12 Madin Dipastikan Tak Dapat Bantuan

12 Lembaga Madrasah Diniyah (Madin) dipastikan tak akan mendapat Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) tahun 2018. Hal itu disebabkan karena lembaga itu masih ada beberapa kesalahan teknis, sehingga pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro tidak bisa mencairkan bantuan.