Waspada Corona, Jangan Panik
Bersama Pemkab, Bank Jatim Ikut Tanggulangi Covid-19
Semakin merebaknya Covid-19 (virus corona) membuat pihak terkait melakukan gerakan penanggulangan bersama-sama.
Semakin merebaknya Covid-19 (virus corona) membuat pihak terkait melakukan gerakan penanggulangan bersama-sama.
Sebagai upaya antisipasi terhadap penyebaran Virus Corona, keluarga besar Dharma Wanita Persatuan SMKN 4 Bojonegoro, memberikan 1.000 masker kepada Masyarakat, dan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Bojonegoro.
Perhatian Polri dalam membantu masyarakat terdampak virus Corona, tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain masuk gugus tugas penanganan Covid-19, Polri juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus corona.
Di tengah ketidakstabilan ekonomi akibat wabah virus corona, Bapas (Balai Pemasyarakatan) Kelas II A Bojonegoro membagikan bantuan berupa sembako guna membantu warga terdampak, diantaranya para mantan narapidana.
Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak virus Corona atau Covid-19, Gerakan Pramuka (GP) Kwartir Cabang (Kwarcab) Bojonegoro berupaya melakukan aksi penggalangan dana.
Jumlah warga terkonfirmasi positif dan angka pasien dalam pengawasan atau (PDP) Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, mengalami peningkatan selama sepekan ini. Tercatat ada empat warga yang terdeteksi positif Covid-19.
Untuk meringankan beban masyarakat akibat dampak pandemi Virus Corona atau Covid-19, komunitas Kampung Dongeng (Kado) beserta Sejubah (Sedekah Jumat Berkah) Bojonegoro menyalurkan masker, Sembako, beserta peralatan sekolah untuk masyarakat yang terkena dampak dari Pandemi, Rabu (15/4/2020).
Wartawan sebagai garda terdepan dalam memberitakan dan menyebarluaskan informasi terkini tentang Covid-19 memiliki risiko yang tinggi untuk terpapar virus. Oleh karena itu, pihak ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memberikan bantuan berupa alat cuci tangan dan masker buat para jurnalis yang ada di Bojonegoro, Selasa (14/4/2020).
Selama pandemi corona berlangsung, segala sektor penghasilan semua kalangan cukup terkena dampak, terlebih lagi penghasilan tukang becak yang terus menurun setiap harinya.
Pencegahan virus Corona atau COVID-19 yang tengah mewabah, dilakukan terus menurus oleh Pemkab Bojonegoro hingga tingkat desa. Selain itu, Gugus Tugas di desa juga bekerja ekstra keras.