Bisnis Waralaba Mulai Merambah ke Pinggiran
Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro semakin berkembang. Terbukti, bisnis waralaba makanan dan minuman yang mulai merambah ke kecematan. Seperti bisnis Coklat yang saat ini mulai banyak diminati.
Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro semakin berkembang. Terbukti, bisnis waralaba makanan dan minuman yang mulai merambah ke kecematan. Seperti bisnis Coklat yang saat ini mulai banyak diminati.
Jelang Hari Raya Imlek, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Bojonegoro belum mengalami kenaikan. "Jelang imlek ini harga masih normal dan belum ada kenaikan," kata seorang pedagang sembako di Pasar Kota, Yuni (27/1/2017).
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Polres Bojonegoro sudah menyiapkan jajarannya untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik guna menciptakan situasi yang kondusif saat perayaan.
Akhir pekan, Jumat (27/1/2017) harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibuka turun Rp5.000/gram. Harga buyback juga turun Rp6.000/gram.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro setiap tahun menargetkan penurunan persentase kasus kurang gizi. Sayangnya target penanganan kurang gizi masih minim yakni 0,010 persen.
Berbagai persiapan terus dilakukan TITD Hok Swie Bio (HSB) Kabupaten Bojonegoro, menjelang tahun baru baru Imlek 2568, Sabtu (28/1/2017). Termasuk membersihkan ruang dalam dan sekitar klenteng.
Karena depresi memikirkan hidup keluarganya, Sambudi (30) warga RT.18/RW.03 Dusun Doplang, Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro nekad gantung diri.
Tingginya masyarakat dalam menggunakan moda transportasi Kerta Api (KA), membuat Daop 8 Surabaya menjalankan KA tambahan rute Surabaya-Jakarta. Hal itu dilakukan supaya memberikan kenyamanan pada masyarakat dalam bepergian ke Ibu Kota.
Jalan raya besar kembali banyak yang rusak, akibat diguyur hujan terus menerus. Saat ini jalur Bojonegoro-Babat, tepatnya di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo banyak ditanami pohon kecil oleh warga setempat. Tidak hanya satu titik saja, namun ada beberapa titik jalan yang lubang.
Sampai hari ke lima, jenasah Winarto (35) warga Desa Tulungagung RT.09/RW.05, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo belum ditemukan.