Rabu Wekasan
Rabu Wekasan, Penjual Serabih Laris Manis
Banyak warga mulai ramai mengusahakan selamatan dengan berbagai shodaqoh. Seperti amalan dari Mbah Imam Kholil Sarang yang banyak di share ke media sosial.
Banyak warga mulai ramai mengusahakan selamatan dengan berbagai shodaqoh. Seperti amalan dari Mbah Imam Kholil Sarang yang banyak di share ke media sosial.
Rabu Wekasan atau Rebo Wekasan adalah hari Rabu terakhir di bulan Safar. Dalam tradisi masyarakat, sejak zaman jahiliah kuno bahkan sampai sekarang, Rabu Wekasan dianggap sebagai hari yang membawa malapetaka atau kesialan. Rabu terakhir di bulan Safar 1446 H atau tahun 2025 ini jatuh pada esok hari, tanggal 20 Agustus 2025.
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program Gerakan Wakaf Pendidikan Islam. Program yang diinisiasi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam sekaligus kolaborasi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) ini bertemakan menumbuhkembangkan ekosistem wakaf pendidikan Islam untuk Indonesia. Inisiasi ini merupakan program strategis untuk membangun iklim filantropis Islam demi masa depan generasi bangsa yang unggul.
Hidup minimalis bukan berarti hidup dengan sedikit barang atau hidup pas pasan. Namun hidup minimalis berarti mementingkan kepentingan dan kebahagiaan dengan memprioritaskan kebutuhan atau hal penting dan mengurangi hal yang tidak perlu.
Faktor utama penyebab berbagai penyakit serius, salah satunya yaitu merokok. Tidak hanya bagi perokok aktif, tetapi juga perokok pasif (orang yang menghirup asap rokok dari sekitarnya meskipun tidak merokok).
Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, H. Amanulloh, memberikan pembinaan kepada para guru dan karyawan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 dan MAN 5 Bojonegoro pada Rabu (13/08/2025).
Kementerian Agama menghadirkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai jawaban atas kegelisahan sosial dan spiritualitas generasi muda. Kurikulum ini mengusung nilai kasih sayang sebagai dasar pembelajaran, berpadu dengan pendekatan deep learning.
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro mulai menyiapkan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di seluruh jenjang madrasah, mulai dari RA, MI, MTs, hingga MA. Meski tanpa dukungan anggaran dari pusat, Kemenag tetap optimistis melangkah dengan memaksimalkan peran para pengawas.
Kementerian Agama telah merilis panduan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Tahap selanjutnya, Kemenag siapkan para fasilitator untuk percepatan implementasi KBC. Puluhan fasilitator digembleng dalam Pra-Pelatihan Fasilitator (Training of Facilitator) pada 7–10 Agustus 2025 di Peacesantren Welas Asih Garut Jawa Barat.
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam resmi merilis Panduan Kurikulum Berbasis Cinta Tahun 2025, sebagai acuan baru dalam pelaksanaan pembelajaran di madrasah.