Skip to main content

Category : Tag: Arah


Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (26)

6 Kali Belanda Gagal Masuk Temayang dan Gunung Pandan

Sebagai tempat pusat pengendali pemerintahan dan militer, Desa Temayang mempunyai peranan penting dalam kedudukannya dan menentukan bagi keberhasilan perjuangan mempertahankan kemerdekaan negara dan bagsa, khususnya bagi Wehreise Brigade Ronggolawe.

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (16)

Hari-Hari Menjelang Pertempuran Letda Soetjipto

Setelah menyelesaikan misi penghadangan Belanda di Mondokan, sisi barat kota Tuban, 9 Januari 1949, Letda Soetjipto langsung mengungsikan dua pasukannya yang terluka ke tempat perawatan kesehatan milik pejuang di Desa Tlogonongko, Kecamatan Semanding. Sementara dia sendiri, setelah memperkuat pasukan gerilya di wilayah Merakurak dan Montong kembali lagi ke pos pertahanan di Desa Saringembat, Kecamatan Singgahan.

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (13)

Panik, Tembakan Musuh dan Lawan Sulit Dikenal

Usai terjadi pertempuran perjumpaan pada 11 Februari 1949 yang mengakibatkan gugurnya Letmuda Suwolo, selanjutnya, pada hari Minggu 20 Februari 1949 pagi, pasukan Belanda melakukan gerakan. Sasarannya ada Dander, dengan menggunakan tiga poros berkekuatan sekitar satu kompi.

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (11)

Pos Pertahanan Koro dan Ranjau Pejuang di Jatigembol

Pusat Kecamatan Montong berhasil dikuasai kompeni sejak serbuannya pada 21 April 1949 silam. Sejak itulah, serdadu Belanda membuat pos militer di salah satu bangunan (sekarang Polsek Montong) untuk memperkuat kekuasaannya.

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (10)

Barisan Pejuang Bertempur dengan Perut Kosong di Beron

Agresi Militer ke II yang dilakukan pasukan Belanda di Indonesia, termasuk di Tuban-Bojonegoro, memuat banyak kisah. Berbeda dengan serdadu Belanda yang bertempur dengan persenjataan lengkap, tenaga profesional, dan logistik yang cukup, tentara dan barisan rakyat pejuang justru sebaliknya, bertempur dengan persenjataan yang terbatas.

HUT Bhayangkari Ke-71

Donor Darah, Polres Bojonegoro Targetkan 250 Kantong

Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkari Ke-71 tahun 2017, Polres Bojonegoro mengadakan donor darah, Selasa (4/7/2017). Kegiatan yang diadakan di aula Paramasatwika Polres itu ditargetkan melebihi 250 kantong.

Selama Lebaran Dipastikan Stok Darah Aman

Menjelang lebaran, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro sudah melakukan persiapan dengan rutin melayani pendonor. Sehingga selama libur lebaran kebutuhan stok darah dipastikan aman.

Ramadan, PMI Bojonegoro Safari ke Masjid-Masjid

Demi menjaga stok kantung darah agar tetap stabil pada bulan Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bojonegoro menggelar safari donor darah ke masjid-masjid yang berada di Bojonegoro.

Ramadhan, PMI Akan Safari ke Masjid Cari Pendonor

Stok darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Bojonegoro masih selalu minim. Padahal, rata-rata setiap harinya ada sekitar 50 sampai 70 kantung darah yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Napak Tilas Perjuangan, Ansor Gayam Ziarah ke Jombang

Dalam rangka menyambut bulan Ramadan serta memperkuat ideologi organisasi dan flashback kembali akan perjuangan Kiai NU, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gayam, Kabupaten Bojonegoro, melakukan ekspedisi religi ke makam pejuang NU yang ada di Jombang, Minggu (14/5/2017).