Enam Anak Jalanan Terjaring Razia Petugas
Sebanyak enam anak yang kedapatan mengamen dan meminta uang di sekitar jembatan Kasiman diamankan petugas Polsek Kasiman.
Sebanyak enam anak yang kedapatan mengamen dan meminta uang di sekitar jembatan Kasiman diamankan petugas Polsek Kasiman.
Wacana munculnya nama Khozanah Hidayati di tingkat DWP PKB Jatim yang digadang-gadang maju sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) dari PKB, ditanggapi santai oleh yang bersangkutan. Mbak Ana, sapaan karibnya, mengaku akan patuh terhadap perintah partai.
Untuk meningkatkan suara untuk PKB di semua wilayah yang ada Jawa Timur (Jatim), khususnya di Kabupaten Bojonegoro, DPW PKB Jatim menyiapkan nama Khozanah Hidayati sebagai Bakal Calon (Bacabup) Bojonegoro di Pilkada 2018 mendatang.
Orang tua Wahyu Emiati gadis Dusun Pohkuwung, Desa Sumberharjo, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, Nyaman minta doa agar anak keduanya tersebut bisa segera sembuh. Sebagaimana diberitakan, siswa kelas 1 SD itu yang didiagnosa menderita penyakit tumor ganas di lutut kaki kanan.
Berawal dari terpeleset di samping jalan sebelum masuk gang rumah, Wahyu Emiati bocah asal Dusun Pohkuwung, Desa Sumberharjo, Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro saat ini didiagnosa menderita penyakit tumor ganas pada lutut kanan.
Kasus yang menimpa anak di Kabupaten Bojonegoro setiap tahunnya masih saja terjadi. Namun di tahun 2016, kasus perlindungan anak yang ditangani Polres Bojonegoro paling banyak didominasi kasus persetubuhan yang jumlahnya mencapai 15 kasus.
Sampai saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih menetapkan siaga 24 jam untuk mengantisipasi bencana di Kabupaten Bojonegoro. Sebab, ancaman musibah masih mengintai Kota Ledre dengan kondisi hujan lebat dan angin kencang.
Mulai awal Januari 2017, curah hujan di Kabupaten Bojonegoro kembali tinggi. Bahkan, hasil pengukuran mencapai 300 mili liter (ml) per detik. Ada peningkatan signifikan dibanding akhir Desember 2016 dan kondisi tersebut diperkirakan bertahan sampai akhir Januari.
Cuaca ekstrim belakangan ini membuat banyak pihak ketar-ketir. Termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro. Sebab, hujan lebat disertai dengan angin kencang sangat berpotensi menyebabkan sejumlah bencana.
Cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya beberapa waktu belakangan ini diperkirakan bertahan sampai akhir Januari 2017. Tepatnya hujan lebat disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan berbagai bencana.