Kemarau, Warga Gayam Antre Dapatkan Air Bersih
Musim kemarau yang tengah berlangsung tahun ini mengakibatkan beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
Musim kemarau yang tengah berlangsung tahun ini mengakibatkan beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
sebanyak 336 jiwa warga yang ada di Desa Sumberejokidul, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro mengalami kekuruangan air bersih, pada kemarau tahun ini, Kamis (23/8/2018).
Sejauh ini sejak tanggal 16 hingga 26 September 2017, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, sudah mendistribusikan air bersih sebanyak 38 truk tangki atau 228.000 liter ke sejumlah kecamatan yang tersebar di wilayah Kota Ledre yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau, yaitu di 23 desa dari 8 kecamatan.
Meski sebagian wilayah yang ada di Kebupaten Bojonegoro sudah diguyur hujan tiga hari berturut-turut, namun bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro masih terus berlanjut.
Hingga saat ini, Selasa (26/9/2017), sudah ada 8 kecamatan yang tersebar di Wilayah Kabupaten Bojonegoro yang sudah mengajukan bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, kembali memberikan dropping air bersih untuk Kecamatan Ngraho.
Hampir setiap tahun saat musim kemarau tiba, dua dusun yaitu Jeglokan dan Dusun/Desa Bakulan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro selalu mengalami kesulitan air bersih.