Memasuki Bulan Agustus, Penjual Umbul-umbul Mulai Menjamur
Jelang Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-74 mendatang, para penjual bendera merah putih dan umbul-umbul tampak mulai bertebaran di sepanjang jalan raya Kabupaten Bojonegoro.
Jelang Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-74 mendatang, para penjual bendera merah putih dan umbul-umbul tampak mulai bertebaran di sepanjang jalan raya Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sepuluh tahun terakhir ini petani dipusingkan dengan serangan hama tikus sawah. Serangan banyak terjadi di sawah yang biasanya berpola tanam padi-pari-pantun. Karena siklus kehidupannya terus berjalan, karena cadangan makanan selalu tersedia.
Dinas Perdagangan (Disdag) Bojonegoro, menyediakan anggaran puluhan milyar untuk menyiapkan berbagai program di tahun 2019 mendatang. Anggaran besar puluhan milyar tersebur bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro yang telah telah disepakati oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro beberapa waktu lalu.
Panitia HUT ke-73 RI Desa Tanjungharjo Kecamatan Kapas Bojonegoro sore ini (22/08/2018) menggelar lomba layang-layang di area persawahan penceng Dukuh Tandingoro, desa setempat.
Ratusan karyawan dan kontraktor ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mengikuti upacara bendera di lingkungan Lapangan minyak dan gas bumi Banyu Urip Blok Cepu, Jumat (17/8/2018). Upacara dipimpin oleh Kepala Divisi Perencanaan Eksploitasi SKK Migas, Wahyu Wibowo.
Pengerjaan Jembatan Sosrodilogo hingga kini terus dikebut agar segera rampung. Proses pembangunan jembatan penghubung Kota Bojonegoro dengan Kecamatan Trucuk itu terus molor, dan kini Dinas Pengerjaan Umum (DPU), Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro optimis pada akhir Agustus mendatang sudah selesai.
Aspirasi Para Lora dan Gus atau biasa dikenal dengan sebutan Asparagus, yang mana merupakan sebuah komunitas atau wadah bagi para Gus dan Lora Jawa Timur untuk tetap menjalin silaturahmi. Ada sekitar 500 Pesantren Se-Jawa Timur yang telah tergabung di Asparagus.
Serius tapi santai, santai tapi serius, begitulah sosok Camat Kapas, Agus Purwanto biasa dikenal. Siang itu, dengan hangat dan ramah pria kelahiran Kediri, 14 September 1973 itu mempersilakan blokBojonegoro.com memasuki ruangannya.
Fredy Siswanto atau lebih dikenal Fredy S lahir di Semarang, 5 Mei 1954 ia adalah penulis buku roman pinggiran yang dijual oleh pedagang kaki lima. Ia seorang novelis “kondang” pada masannya, ratusan novel Fredy berjaya pada dekade 80 hingga 90-an di Indonesia. Karyanya masih menjadi buruan kalangan muda sampai saat ini. Fredy S termasuk penulis yang produktif, telah lebih dari 300 judul ditulisnya.
Jelang pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, kondisi partai politik masih dinamis. Termasuk DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bojonegoro yang belum mengambil sikap, calon yang akan diusung.