Inilah 15 Desa yang Belum Ajukan ADD
Sedikitnya ada 15 desa di Kabupaten Bojonegoro belum mengajukan pencairan alokasi dana desa (ADD). Lima belas desa itu tersebar di beberapa kecamatan di Kota Ledre.
Sedikitnya ada 15 desa di Kabupaten Bojonegoro belum mengajukan pencairan alokasi dana desa (ADD). Lima belas desa itu tersebar di beberapa kecamatan di Kota Ledre.
Ada lima kepala desa (kades) di Kabupaten Bojonegoro bermasalah. Sehingga berdampak pada pencairan alokasi dana desa (ADD) tahun ini. Lima kades itu dalam sidang gugatan atas pemberhentian jabatannya.
Target pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) molor. Padahal Bupati Bojonegoro menargetkan pencairan ADD pada Februari lalu. Namun, hingga saat ini pencairan ADD belum tuntas.
Sidang dugaan korupsi yang menyeret Kepala Desa (Kades) Sukosewu, WPN, memasuki pemeriksaan terdakwa pada pekan depan. Setelah sebelumnya pemeriksaan saksi dan mendengarkan keterangan ahli di persidangan.
SMA Muhammadiyah 2 Sumberrejo atau lebih dikenal dengan SMAMUDA membuat satu terobosan baru dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Yaitu 'LAB Sains SMAMUDA'. Lab sains ini terletak di selatan Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Meski besaran Dana Desa (DD) tahun 2019 masih belum final. Namun, sudah bisa dijadikan acuan untuk menyusun Rancana Kerja Pemerintah (RKP) Desa.
Tahun ini besaran Dana Desa (DD) mengalami kenaikan dibandingkan besaran DD pada tahun lalu. Kenaikan DD tersebut sekitar Rp49,3 miliar lebih.
Kasus dugaan korupsi menyeret Kepala Desa (Kades) Sukosewu, WPN. Ada tiga item anggaran yang diselewengkan berasal dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).
Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro memastikan jika Anggaran Dana Desa (ADD) cair hari ini, Rabu (26/12/2018).
Anggaran Dana Desa (ADD) 2018 telah cair 100 persen. Hal itu menyusul dicairkannya ADD tahap tiga oleh Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro sebanyak Rp47.416.399.640 atau 25%.