Boim Lebon, lahir di Jakarta, 17 juli 1967. Kuliah di Institut Sosial dan Ilmu Politik Jakarta, Jurusan Jurnalistik. Pernah meraih juara tiga pementasan drama Tolong karya Putu Wijaya di Teater IKIP Jakarta dalam rangka pesta bulan bahasa. Pernah jadi script writer drama di Indosiar, terus jadi script writer drama di RCTI. Berlanjut sebagai produser di divisi produksi RCTI, sampai sekarang.
Seiring berjalannya waktu, dunia seni dan kreatifitas semakin membumi, termasuk di Bojonegoro. Merespon hal positif ini, Sayap Jendela Art Laboratory membuat kelas pendidikan bagi yang peminat seni. Kelas yang dibuka ada dua yaitu seni teater dan seni tari.
Sebagai upaya memberikan keamanan bagi jamaah haji Bojonegoro dari tindakan kejahatan penipuan saat melaksnakan ibadah di tanah suci, Kementrian Agama pusat membentuk Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk membentuk tim keamanan.
Hendra Putra Samarinda, merupakan kota di mana ia dilahirkan pada dua puluh satu tahun lalu. Tepatnya pada 13 januari 1995. Lelaki Capricorn ini menyukai hal apa saja yang berbau seni. Saat ini ia sedang mempersiapkan ide untuk novel selanjutnya. Harapannya, agar dapat terus bisa menulis hingga lautan tak lagi berair.
Sebagai antisipasi menjaga kondisi kesehatan dan terhindar dari dehidrasi diimbau para Jamaah haji Bojonegoro, saat berada di tanah suci untuk memperbanyak minum air putih.
Maria Celia Lahir pada tanggal 2 Desember 1923, terlahir dengan nama Maria Anna Sophie Cecilia Kalogeropoulos orang tuanya imingran yunani. Ia pernah belajar di National Conservatoire, Athena dan Paris pada tahun 1964, Sir David Webster direkrut Royal Opera Housedi London menggambarkannya sebagai “Seniman Teater Musik terhebat pada masanyaâ€. Maria Celia adalah “La Divina†Seorang penyanyi sopran oper paling terkenal. Namun diantara penyanyi sopran ia punya saingan berat pada abad ke-20. Ia juga pernah memerangi film, Film yang pernah dibintanginya antara lain “Callas Forever (2002), Medea (1969), dan Maria Calas potrait (1968). Lahir di New York City dan dibesarkan oleh seorang ibu yang keras, ia memperoleh pendidikan musik dan mulai membangun karirnya di italia. Hidupnya yang penuh tragedi sering membayangi karirnya. Pada tahun 2006 ia mulai menulis opera news mengenai callas.
Seluruh Jamaah haji Bojonegoro Kloter 39,40 dan 41 telah tiba di tanah suci, dan telah menuju Kota Makkah. Para jamaah sudah mengenakan baju ihram dan setiap harinya tengah melaksanakan ibadah di tempat yang dinilai mustajab untuk memanjatkan doa.
Meski tak muda lagi, namun tatapan pria calon jemaah haji (CJH) asal Desa Nguken, Kecamatan Padangan itu tetap tajam. Langkahnya pun tegap menuju kursi tunggu di Pendopo Malowopati sebelum pelepasan keberangkatan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa (31/7/2018) siang.
Jamaah haji Bojonegoro yang merupakan gabungan dengan jamaah haji dari kabupaten lain dilepas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama Kementrian Agama (Kemenag) Bojonegoro, Selasa (31/7/2018) pada pukul 15.00 WIB. Para jamaah haji itu bakal tergabung pada Kelompok terbang (Kloter) 44.