Wujud Syukur, Desa Bogo adakan Grebek Berkah
Warga Desa Bogo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, hari ini menyelenggarakan grebek berkah yang sudah menjadi tradisi masyarakat setempat, Rabu (5/9/2018).
Warga Desa Bogo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, hari ini menyelenggarakan grebek berkah yang sudah menjadi tradisi masyarakat setempat, Rabu (5/9/2018).
Jamaah Haji asal Kabupaten Bojonegoro dijadwalkan akan tiba kembali di Indonesia pada tanggal 9 September 2018 mendatang. Saat ini, seluruh jamaah haji sudah berada di Kota Madinah sejak Kamis (29/8/2018) lalu.
Maria Celia Lahir pada tanggal 2 Desember 1923, terlahir dengan nama Maria Anna Sophie Cecilia Kalogeropoulos orang tuanya imingran yunani. Ia pernah belajar di National Conservatoire, Athena dan Paris pada tahun 1964, Sir David Webster direkrut Royal Opera Housedi London menggambarkannya sebagai “Seniman Teater Musik terhebat pada masanyaâ€. Maria Celia adalah “La Divina†Seorang penyanyi sopran oper paling terkenal. Namun diantara penyanyi sopran ia punya saingan berat pada abad ke-20. Ia juga pernah memerangi film, Film yang pernah dibintanginya antara lain “Callas Forever (2002), Medea (1969), dan Maria Calas potrait (1968). Lahir di New York City dan dibesarkan oleh seorang ibu yang keras, ia memperoleh pendidikan musik dan mulai membangun karirnya di italia. Hidupnya yang penuh tragedi sering membayangi karirnya. Pada tahun 2006 ia mulai menulis opera news mengenai callas.
Banyak cara dilakukan menyemarakkan HUT RI ke 73, termasuk warga Desa Sidorejo Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Para warga bersama pemerintah desa setempat mementaskan pagelaran wayang kulit untuk melestarikan kesenian.
Novel ini menceritakan tentang seorang anak kecil yang bernama Ray, dia tumbuh menjadi seorang remaja usia belasan tahun dengan kondisi yatim piatu sejak usianya mulai menginjak dua tahun, karena pada waktu itu rumah komplek Ray mengalami musibah Kebakaran Ayah dan ibunya ikut kebakar dalam rumahnya tersebut dan Ray Alhamdulillah selamat. Ray diselamatkan oleh warga sekitar komplek rumahnya. Waktu itu posisi dia digendong oleh ibunya tetapi pada saat ibunya hendak keluar dan meloncat dari jendela, ibunya tidak bisa mengondisikan badannya dan tiba-tiba jatuh dan berteriak minta tolong untuk menyelamatkan Ray.
Selain 4 gunungan yang dikirab dari Balai Desa Campurejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro menuju Makam Manis, ada juga 2 bentuk alu dan lumpang raksasa yang berhiaskan padi, buah serta sayur.
Seluruh jemaah haji Bojonegoro, hingga kini masih berada di Makkah Al Mukaromah meski seluruh rukun haji telah dilaksanakan semuanya. Walaupun begitu seluruh jemaah tetap menjalankan ibadah dan mengunjungi tempat yang disunnahkan.
Selang sehari, jamaah haji Bojonegoro kembali dikabarkan meninggal dunia di Tanah Suci. Jamaah haji tersebut tergabung pada kloter 40. Kabar meninggalnya jamaah tersebut cukup mengagetkan. Pasalnya sehari sebelumnya di kloter yang sama juga ada yang meninggal dunia.
Berbagai upaya terus dilakukan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Bojonegoro dalam menjawab tantangan zaman yang terus berkembang. Sehingga sebagai bentuk kaderisasi, Fatayat mengadakan Latihan Kadel Lanjut (LKL) fatayat di aula masjid Al Birru Dander Bojonegoro, Sabtu - Minggu (25-26/8/2018).
Salah satu jamaah haji asal Bojonegoro dikabarkan meninggal dunia, usai melaksanakan rukun haji terakhir yakni Thowaf Ifadah, Minggu (26/8/2018) dini hari. Tepatnya pukul 01.00 Waktu Arab Saudi.