Ngambon Wilayah Paling Sedikit Terjadinya Pernikahan
Di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur dalam dua tahun terakhir tidak mencapai 150 pasangan yang menikah.
Di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur dalam dua tahun terakhir tidak mencapai 150 pasangan yang menikah.
SAMBUTAN BUPATI BOJONEGORO PADA HARI RAYA IDUL FITRI 1442 H/ 2021 M TANGGAL l SYAWAL 1442 H
Masuk zona hijau pada peta persebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Kamis (12/05/2021) seluruh umat Islam di Bojonegoro akan melangsungkan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah.
Sebelumnya Pemerintah telah memutuskan puasa Ramadan digenapkan 30 hari, dan Idul Fitri jatuh pada, Kamis (13/05/2021). Hitungan ini berdasarkan rukyatul hilal bil fi'li di beberapa lokasi rukyat yang telah ditentukan.
Menjelang lebaran, sebagian besar umat muslim melakukan ziarah ke makam keluarga maupun leluhurnya.
Tradisi setiap tanggal 29 ramadhan atau di sebut dengan malem songo oleh sebagian besar masyarakat islam - Jawa di Nusantara selalu di tandai dengan menyalakan lampu minyak atau bisa juga obor.
Setiap malam songo atau 29 bulan Ramadan, beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro memasang Colok-colok. Yakni obor kecil yang dipasang di pinggir jalan hingga sekitar rumah. Hal tersebut, juga dilakukan warga Desa Mulyorejo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, Senin(10/5/2021).
Momentum Idul Fitri 1442 Hijriyah atau tahun 2021 kini masih diselimuti masa pandemi Covid-19, sebelumnya Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Idul Fitri di masa pandemi Covid-19.
Tahun ini merupakan tahun ke dua peringatan hari kemenangan islam di tengah wabah virus corona. Banyaknya masyarakat yang masih terkonfirmasi positif Covid-19 menyebabkan pemerintah mengeluarkan SE terkait pembatasan salat Idul Fitri.
Hari raya idul fitri 1442 Hijriah masih dalam pandemi Covid-19, yang mengharuskan untuk membatasi kegiatan di luar rumah, seperti meniadakan takbir keliling serta larangan mudik.