Harga Masih Tinggi, Petani Berharap Sampai Panen
Masih stabilnya cabai dengan harga tinggi membuat para petani cabai di Kabupaten Bojonegoro ikut sumringah. Mereka menggap, harga cabai yang tinggi ini dinilai sebagai sebuah berkah.
Masih stabilnya cabai dengan harga tinggi membuat para petani cabai di Kabupaten Bojonegoro ikut sumringah. Mereka menggap, harga cabai yang tinggi ini dinilai sebagai sebuah berkah.
Pemerintah terus memberikan bantuan kepada petani untuk meningkatkan hasil pertaniannya. Hal itu ditunjukkan dengan pemberian bantuan traktor dan pompa air kepada kelompok tani di aula Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro, Senin (17/7/2017).
Sebagian petani jagung di Kecamatan Bubulan, saat ini memang dihadapkan beberapa masalah. Yaitu selain tanamannya kekurangan air, sebagian lagi juga terserang hama mentek.
Di pertengahan Bulan Juli ini, sejumlah petani di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro mulai beralih menanam tembakau, sebelumnya hampir semua petani menanam padi. Hal ini dilakukan agar lahan persawahan tidak kosong saat kemarau dan minim air.
Harga cabai rawit di pasaran terpantau masih cukup tinggi, hal itu membuat para petani yang menanam cabai berharap harga tersebut bisa terus naik hingga tanaman mereka siap panen.
Sebagian petani cabai di Sekar, Bojonegoro saat ini mulai diselimuti rasa was-was, sebab tanaman mereka mulai diserang hama mentek.
Di saat tanaman terong yang lain banyak yang mengalami gagal panen, tanaman terong milik petani di Desa Donan, Kecamatan Purwosari justru melimpah hasil panennya.
Memasuki musim kemarau seperti ini, tentunya banyak petani yang lebih memilih menanam tanaman yang membutuhkan kadar air sedikit, khususnya para petani yang berada di daerah jauh dari sumber air. Seperti menanam jagung, kedelai maupun tembakau.
Petani bawang merah yang berada di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, banyak yang membeli bibit di kabupaten tetangga, yaitu Kabupaten Nganjuk.
Kartu Tani selain bermanfaat banyak bagi petani juga terdapat manfaat bagi pemilik kios pupuk. Pelaku kios pupuk nantinya akan disediakan mesin elektronik data capturing, untuk wilayah Bojonegoro akan difasilitasi Bank Negara Indonesia (BNI) cabang Bojonegoro.