#blokBojonegoroTV
Balik Pondok Santri KH. Anwar Zahid di Rapid Test
Balik Pondok Santri KH. Anwar Zahid di Rapid Test
Balik Pondok Santri KH. Anwar Zahid di Rapid Test
Para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilunnajah Desa Simorejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, mulai kembali ke pondok, Sabtu (20/6/2020).
Pemkab Bojonegoro akan melakukan rapid tes kepada santri luar Bojonegoro yang lagi menuntut ilmu di Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Kota Migas sebutan Bojonegoro.
Pasca program kampung tangguh semeru, sekarang ini pondok pesantren tangguh juga digalakan. Seperti halnya pondok pesantren Al-Rosyid Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Senin (15/6/2020), diresmikan menjadi ponpes tangguh semeru.
Saat ini para santri dari berbagai daerah akan mulai kembali ke masing-masing Pondok Pesantren (Ponpes) untuk melanjutkan kembali belajar.
Meski belum ada kepastian kapan para santri bisa kembali belajar di Pondok Pesantren (Ponpes), Kemenag Bojonegoro berharap kepada pengasuh dan pengurus Poondok agar melakukan sterilisasi atau penyemprotan disinfektan sebelum para santri kembali.
Sesuai dengan instruksi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur, dan koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, PMI Bojonegoro melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah pondok pesantren (Ponpes) yang tersebar di Bojonegoro.
Menyambut kondisi tatanan baru di tengah pandemi atau new normal ini, nasib pondok pesantren (Ponpes) harus juga diperhatikan saat pengambilan kebijakan nantinya. Meski begitu, Kemenag Bojonegoro, masih menunggu Surat Juknis dari Dirjen Pendis atau Kementrian pusat terkait pelaksanaan protokol covid 19 di Ponpes nantinya.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease atau Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, mencatat ada 127 santri yang berasal dari Pondok Pesantren Temboro Kabupaten Magetan, Jawa Timur yang datang di Kota Migas ini. Kedatangan ratusan santri tersebut langsung diperiksa kondisi kesehatannya secara cepat keseluruhannya.