Hingga Kini, Baru Satu Desa Yang Didroping Air
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro memastikan hingga saat ini baru satu desa yang didroping air bersih. Itu pun hanya satu truk tangki dengan volume 6000 liter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro memastikan hingga saat ini baru satu desa yang didroping air bersih. Itu pun hanya satu truk tangki dengan volume 6000 liter.
Meski kemarau sudah melanda Kabupaten Bojonegoro, namun hingga kini baru satu desa yang mengajukan untuk mendapatkan droping air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yakni Desa Bakulan Kecamatan Temayang.
Kebakaran lahan kosong diantara 2 hotel yang berada jalan Veteran Kota Bojonegoro, sempat menganggetkan karyawan hotel dan pengguna jalan melintas.Api yang membakar lahan tersebut membumbung tinggi dan dikhawatirkan merembet ke hotel.
Kebakaran hutan saat pucak musim kemarau seolah tak dibisa dihindarkan di Kabupaten Bojonegoro. Buktinya, hampir setiap kemarau tiba, hutan khususnya di wilayah Bojonegoro selatan terbakar.
Puncak kemarau sudah tampak terlihat, kondisi tersebut dibuktikan dengan panasnya terik matahari. Hal itu membuat beberpa wilayah di Kabupaten Bojonegoro mengalami kekurangan air (kekeringan).
Suparti (56) warga Dusun Bujel, Desa Suwaloh, Kecamatan Balen tak menyangka rumah yang ditempatinya bertahun-tahun harus rata dengan tanah. Rumah Suparti roboh akibat diterjang angin kencang Sabtu (28/7/2018).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, terus melakukan pemantauan terhadap desa desa yang selama musim kemarau ini menjadi langganan kekeringan dan kesulitan air bersih.
Memasuki akhir Juli 2018 ini, meski musim kemarau baru satu daerah yang mengajukan permintaan bantuan air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.
Bencana kekeringan dipastikan terjadi setiap tahunnya di Kabupaten Bojonegoro. Namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro memprediksi kekeringan tahun ini tidak terlalu parah.
Musim kemarau tahun 2018 ini, dimungkinkan Kabupaten Bojonegoro terjadi kekurangan air bersih. Sehingga Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro sudah mengantisipasi bencana tahunan tersebut dengan menyiapkan air bersih.