Saat ini, ruang pelayanan e KTP, KK, AKTA dan KIA dipisah. Hal itu untuk mengantisipasi aksi dorong sesama pemohon. Meski ruang pelayanan dipisah, namun masih satu atap di Mall Pelayanan Publik.
Pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Mall Pelayanan Publik Jalan Veteran Bojonegoro diklaim sudah membaik.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bojonegoro, Moch Chosim, mengatakan bahwa perubahan pelayanan sangat dinamis, ia mengaku terus melakukan perbaikan pelayanan.
Pelayanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di Kabupaten Bojonegoro sempat benar-benar dikeluhkan masyarakat Bojonegoro. Apalagi, beberapa waktu lalu saat proses pelayanan terjadi kondisi ruangan penuh antrean pemohon.
Ratusan warga Bojonegoro berjubel dan berdesakan di ruang pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik dan Kartu Keluarga (KK) di Mall Pelayanan Publik Kota Ledre.
Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro melakukan sidak ke Mall Pelayanan Publik di Jalan Veteran setempat, Rabu (6/2/2019). Hal itu ditengarai antrean pengurusan KIA, KK, dan e-KTP membludak.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bojonegoro mencetak 50 KTP elektronik bagi Warga Binaan Pemesyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Bojonegoro.
Sebanyak 50 Warga Binaan Pemasyatakatan (WBP) Lapas Kelas II A Bojonegoro mengikuti perekaman e-KTP. Perekaman dilakukan Disdukcapil Bojonegoro di Lapas, Kamis (17/1/2019) . Perekaman e-KTP di Lapas sebagai tindaklanjut surat edaran dari Kemendragi, serentak se-Indonesia. Kegiatan ini sebagai Gerakan Nasional Jemput Bola Serentak e-KTP di Lapas atau Rutan Perekaman e-KTP di lapas sebagai komitmen bersama menyelamatkan hak pilih warga binaan. Diharapkan WBP yang memiliki e-KTP dapat ikut serta saat pesta demokrasi 17 April 2019 .
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro mulai melakukan pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA). Tahun ini, Disdukcapil menyiapkan 20 ribu blanko.
Proses penyelamatan hak pilih Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro tak selalu berjalan mulus. Lantaran ada WBP yang tak kooperatif.