Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau Rp58,9 M untuk Kesehatan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelontorkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 sebesar Rp 58,9 miliar untuk sektor kesehatan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelontorkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 sebesar Rp 58,9 miliar untuk sektor kesehatan.
Hujan yang masih terkadang datang membuat sebagian petani tembakau was-was. Apalagi, mereka yang tanam belakang di Kecamatan Kanor maupun Baureno, Kabupaten Bojonegoro.
Kondisi musim yang belum menentu hingga pertengahan tahun 2025, membuat petani ketar-ketir menanam tembakau. Akibatnya, hingga Juli 2025, luas tanam tercatat 11.320 hektare dengan sebaran di 26 kecamatan.
Komoditas tembakau masih menjadi salah satu andalan sektor perkebunan di Kabupaten Bojonegoro. Berbagai upaya dilakukan Pemkab Bojonegoro untuk mendorong peningkatan produktivitas. Salah satunya dengan program hibah mesin perajang bagi kelompok tani (Poktan) tembakau.
Pernikahan dini mengacu pada pernikahan formal atau informal antara seorang anak di bawah usia 18 tahun. Menurut Undang-Undang tentang Perkawinan Tahun 2019, batas usia laki-laki dan perempuan untuk menikah adalah 19 tahun, jika melakukan pernikahan dibawah usia ini maka dikatakan sebagai pernikahan dini.
Jutaan lalat yang meresahkan warga, ternyata tak hanya dialami warga Dusun Pipitan, Desa Pasinan, Kecamatan Baureno. Namun, jutaan lalat yang disebabkan kandang ayam ini menyerang tiga desa di sekitar. Tiga desa tersebut, yakni Desa Pasinan, Desa Karangdayu, dan Desa Kauman. Ketiga desa ini, mengalami serangan lalat sejak sepekan terakhir.
Serangan jutaan lalat yang meresahkan warga, ternyata tak hanya dialami warga Dusun Pipitan, Desa Pasinan, Kecamatan Baureno. Namun, jutaan lalat yang disebabkan kandang ayam ini menyerang tiga desa di sekitar.
Sebuah oven tembakau milik warga di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, ludes dilahap si jago merah. Peristiwa ini menghanguskan sekitar 8 ton tembakau kering, Selasa (9/9/2025) siang.
Petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro mulai memasuki masa panen di beberapa wilayah. Walaupun ada yang sudah memasuki masa akhir juga untuk tanam awal. Sempat terkendala cuaca, para petani masih bisa tersenyum karena harga tembakau kering kembali naik di kisaran Rp35.000/kilogram (Kg) hingga Rp 40.000/Kg.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak para kepala daerah untuk memperkuat dukungan terhadap Penyuluh Agama Islam. Ia menilai, keberhasilan penyuluh dalam membina masyarakat akan semakin terasa jika mendapat perhatian serius dari bupati dan wali kota.