Luas Tanaman Tembakau Tahun 2025 Turun, Hanya 11.320 Ha

Reporter: Muhammad

blokBojonegoro.com - Kondisi musim yang belum menentu hingga pertengahan tahun 2025, membuat petani ketar-ketir menanam tembakau. Akibatnya, hingga Juli 2025, luas tanam tercatat 11.320 hektare dengan sebaran di 26 kecamatan.

Informasi blokBojonegoro.com, jika pada tahun 2024, luas tanam tembakau mencapai 15.965,94 hektare yang tersebar di 26 kecamatan. 

[Baca Juga: https://blokbojonegoro.com/2025/08/26/senilai-rp12-6-miliar-bea-cukai-bojonegoro-musnahkan-8-5-juta-batang-rokok-ilegal/]

Untuk produksi tembakau pada 2024 pun terbilang signifikan. Jenis tembakau Jawa, tercatat 5.297,58 ton dalam bentuk rajangan serta 31.198,57 ton dalam bentuk daun basah. Sedangkan untuk jenis Virginia, produksinya mencapai 17.205,92 ton rajangan dan 101.299,57 ton daun basah.

Kabid Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Yuni Arba’atun, menyampaikan meski punya potensi besar, ada beberapa tantangan, diantaranya terkait ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan). 

"Alat tersebut guna mendukung proses pra-tanam hingga pascapanen. Tantangan lain adalah makin terbatasnya tenaga kerja pertanian," tegas Yuni.

Sebagai upaya meringankan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi kerja, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) mengalokasikan anggaran khusus untuk hibah mesin perajang tembakau tahun 2025.

"Tahun ini terdapat 8 kelompok tani penerima hibah dengan total 17 unit mesin perajang tembakau. Hibah diberikan berdasarkan hasil verifikasi proposal yang diajukan pada 2024. Bantuan ini diperuntukkan bagi kelompok tani, bukan perorangan. Jika ada reorganisasi, maka aset harus tetap kembali kepada kelompok tani,” jelasnya.

Yuni menegaskan, bantuan tersebut bersumber dari DBHCHT dan diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas. “Kami berharap alat ini digunakan dengan baik dan bermanfaat bagi seluruh anggota kelompok,” tambahnya. [mu/mad]