Skip to main content

Category : Tag: Bpjs


511.998 Warga Bojonegoro Belum Daftar BPJS Kesehatan

Tingkat kepesertaan Masyarakat Kabupaten Bojonegoro dalam layananan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, masih belum maksimal. Berdasarkan catatan resmi, terdapat sekitar 551.998 warga Kota Ledre yang belum terdaftar mengikuti asuransi BPJS Kesehatan.

Dinkes Validasi Masyarakat Miskin 8.157 Jiwa untuk Diikutkan BPJS

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, terus melakukan validasi data terkait integrasinya masyarakat miskin Bojonegoro, yang belum tercover ke Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS). Namun pada tahun 2018 ini Dinkes Bojonegoro menargetkan total masyarakat miskin yang terintegrasi dengan BPJS sebanyak 18.157 jiwa.

Peserta Jamkesda Akan Terintegrasi dengan BPJS Kesehatan

Sebagai upaya memberikan jaminan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegioro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro membuat kebijakan mengintegrasikan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Mudik Lebaran, Pelayanan BPJS Tak Terikat Faskes 1

Bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN -KIS) selama libur Lebaran tidak perlu khawatir dengan pelayanan kesehatan dari BPJS. Pasalnya dari H-8 sampai dengan H+8 Idul Fitri 1439 atau tanggal 7 - 23 Juni 2018, peserta BPJS tetap berhak menikmati pelayanan jaminan kesehatan. Bagi yang pergi keluar kota atau mudik juga tetap dapat menggunakan pelayanan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), meskipun tidak terdaftar di pelayanan tersebut.

Ramadan, BPJS Bojonegoro Adakan Pasar Murah

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Bojonegoro, melakukan kegiatan sosial dengan menjual sembako murah di Kantor BPJS Ketenagakerjaan yang berlolasi di JL. Untung Suropati Kecamatan Kota Kabupaten Bojonegoro, Selasa (29/5/2018).

Ini Syarat RS Aisiyah Bisa Kerja Sama dengan BPJS Lagi

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bojonegoro, telah memutus kontrak dengan RS Aisiyah Bojonegoro pada 1 Aprli 2018 kemarin. Pemutusan kontrak disebabkan lantaran RS yang berada di Jalan Hasyim Asyari No.17, Sumbang, Bojonegoro melakukan fraud (kecurangan), seperti memungut biaya tambahan kepada pasien, atau keluhan pasien yang terlalu banyak.

Kepala BPJS Kesehatan Minta Pelayanan Kesehatan Diperbaiki

Persoalan keluhan masyarakat yang mengantri maupun pemberhentian kerjasama rumah sakit, tidak sepenuhnya kesalahan BPJS Kesehatan. Namun Kepala BPJS Kesehatan, Masrur Ridwan meminta pelayanan kesehatan harus diperbaiki.