Skip to main content

Category : Tag: Arak


EMCL dan Bapekka Bojonegoro Serahkan Bantuan RLH di Tiga Desa

Operator Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan Lembaga Banyuurip Peduli Pendidikan (Bapekka) Bojonegoro, melakukan serah terima program Rumah Layak Huni (RLH) untuk tiga Desa, yaitu Desa Bonorejo, Desa Beged dan Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kamis (12/8/2021).

#BeritaFoto

Puskesmas Gayam

Status Puskemas Kecamatan Gayam sebagai puskesmas induk diperoleh sejak 2013, seiring dengan dibentuknya Gayam sebagai kecamatan baru.

Program Pengembangan Masyarakat (PPM) EMCL

Puskesmas Gayam Menjawab Tantangan Kesehatan Masyarakat

Pagi itu sekitar sepuluh orang duduk tertib sesuai protokol kesehatan di sisi samping Gedung Puskesmas Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Tak lama, seorang petugas kesehatan menghampiri. Seolah tidak ingin membuang waktu pengunjung yang menunggu giiran untuk diperiksa, ia membawa buku besar bergambar makanan. Ia pun sigap menyampaikan penyuluhan tentang diabetes. Menurut Kepala Puskesmas Gayam, dokter Machmoed, penyuluhan atau promosi kesehatan merupakan salah satu program pokok Puskesmas Gayam sebagai puskesmas induk tingkat madya.

Mulai Hari Ini Pemkab Bojonegoro Instruksikan PPKM Darurat

Tindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19, di wilayah Jawa dan Bali serta tindaklanjut dari peraturan Gubernur, Kabupaten Bojonegoro termasuk dalam kriteria level 3, sehingga turut melaksanakan PPKM darurat yang berlaku mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021.

CEC dan Ademos Tingkatkan Potensi Lokal Menuju Skala Nasional

Creative Economy Center (CEC) terus berupaya memberikan manfaat kepada para pelaku UMKM dan IKM yang ada di Kabupaten Bojonegoro, salah satu upayanya adalah sinergi penjualan online melalui unicorn berskala nasional bersama Ademos.

Jangan Berkerumun dan Bepergian untuk Meredam Lonjakan Covid-19

Kecenderungan masyarakat yang melakukan perjalanan setiap libur panjang, menjadi pemicu lonjakan kasus karena hampir selalu diiringi oleh turunnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Hal itu terbukti terjadi lonjakan kasus pada empat momen libur panjang sepanjang 2020. Lonjakan kasus juga biasanya diikuti lonjakan kematian akibat Covid-19.