Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro beberapa hari belakangan semakin meroket. Jika sebelumnya di kisaran Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram, kini tembus di angka Rp120 ribu per kilogram.
Anak adalah harapan bagi ibu, ayah, keluarga, sekolah, lingkungan, dan masyarakat dalam menentukan masa depan bangsa. Upaya kesehatan tumbuh kembang anak adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan sosial anak yang harus dipersiapkan sejak masa perkembangan anak dalam kandungan sampai dengan proses kelahiran anak, dimana 1000 hari pertama merupakan periode emas dalam proses tumbuh kembang anak. Dalam periode emas ini, pengasuhan yang baik menjadi sangat diperlukan bagi proses tumbuh kembang anak menuju masa remaja dan dewasa. Pendidikan dan pengalaman pada usia dini anak akan menentukan temperamen anak yang merupakan cikal bakal pembentukan kepribadian anak saat dewasa. Setiap anak berhak untuk mendapatkan perhatian dan pengasuhan yang baik dan benar dari ibu, ayah, dan anggota keluarganya, termasuk untuk anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus pun layak mendapatkan perhatian dari keluarga, dicintai, dilibatkan, dan selalu mendapatkan pujian saat anak berprestasi untuk berkembang menjadi pribadi yang tetap berkualitas dalam hidupnya sehingga meningkatkan keharmonisan keluarga dan menciptakan lingkungan yang nyaman.
Cabai rawit menjadi komoditas pasar yang selalu menjadi perbincangan banyak ibu rumah tangga dan para pedagang. Minggu lalu dapur satu ini sering mengalami kenaikan, bahkan hingga kini masih mengalami kenaikan. Harganya yang setiap minggu mengalami kenaikan, tak kunjung mengalami penurunan.
Harga jual eceran cabai rawit merah atau sret di sejumlah Pasar Tradisional yang ada di Kabupaten Bojonegoro meroket, perkilogramnya tembus harga Rp105.000, Kamis (4/3/2021).
Beberapa hari lalu, sempat digemparkan dengan kabar beberapa nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah mengalami dugaan pembobolah rekening dengan penarikan saldo secara misterius.
Sebagai salah satu bentuk pencegahan dan penekanan terhadap Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, pemerintah telah melakukan berbagai upaya salah satunya berupa program vaksinasi. Melalui vaksinasi ini diharapkan bahwa kekebalan tubuh pada kelompok masyarakat dapat segera terbentuk
Harga cabai rawit segar yang sedang tinggi membuat masyarakat Kabupaten Bojonegoro terpaksa harus beralih ke cabai kering dibanding dengan cabai segar.