Reporter: Muharrom
blokBojonegoro.com - Pelestarian keanekaragaman hayati di Kabupaten Bojonegoro terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Pada Minggu kedua Februari 2026, tim gabungan melaksanakan Ekspedisi Pencarian Anggrek Larat Hijau (Dendrobium Capra) di kawasan hutan jati Bojonegoro, meliputi RPH Sukun, RPH Dodol, serta area makam dekat Terminal Betek Kecamatan Gondang.
Ekspedisi ini diprakarsai oleh Tim Pendamping Teknis Geopark Bojonegoro bersama LPPM dan Prodi Ilmu Lingkungan Universitas Bojonegoro (Unigoro), Jelajah Taman Bumi, serta didukung para relawan lintas program studi. Keterlibatan Prodi Biologi Unirow Tuban, SMKN 4 Bojonegoro, Politeknik Energi dan Mineral AKA Migas, hingga masyarakat umum menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi dalam menjaga kekayaan alam daerah.
Akademisi penggiat geopark bidang konservasi keragaman hayati, Dr. Laily Agustina Rahmawati, mengungkapkan bahwa hasil ekspedisi melampaui ekspektasi awal. Tim berhasil menemukan 27 individu Dendrobium capra, terdiri dari 7 individu di area makam dekat Terminal Betek dan 20 individu di RPH Dodol.
“Jumlah ini jauh melampaui perkiraan kami. Ini bukan sekadar angka, tetapi bukti bahwa alam Bojonegoro masih menyimpan kekayaan hayati yang luar biasa dan layak diperjuangkan,” ungkapnya.
Menurut Dr. Laily, keberadaan anggrek ini sangat bergantung pada habitat alaminya, yakni pohon jati berusia tua. Di RPH Dodol, sebagian tegakan jati bahkan telah berusia sekitar 100 tahun. Selama habitat tersebut tetap terjaga dan tidak ditebang, peluang pelestarian di habitat asli masih sangat terbuka.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa status kawasan sebagai hutan produksi menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, diperlukan koordinasi dan langkah strategis bersama, termasuk dengan Perhutani, guna mendorong penetapan area tertentu sebagai kawasan konservasi.
“Untuk kepentingan UNESCO Global Geopark (UGGp), sebaiknya lokasi di RPH Dodol yang kemarin ditemukan 20 individu dapat ditetapkan sebagai area konservasi,” tambahnya.
Keanekaragaman hayati merupakan fondasi penting dalam penguatan Geopark Bojonegoro. Menjaga spesies langka seperti Dendrobium capra berarti menjaga masa depan kawasan sekaligus memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan.
Ekspedisi ini diharapkan menjadi pijakan awal gerakan kolaboratif yang lebih luas, demi melindungi, merawat, dan membanggakan Bojonegoro. Karena ketika alam dijaga dengan penuh kesadaran, alam pun akan memberikan keberlanjutan bagi kehidupan. [mu/mad]
Untuk cara Reschedule Tiket 𝐆𝐚𝐫𝐮𝐝𝐚-𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚 Anda dapat hubungi layanan customer service di nomor WhatsApp CS: CallCenter Agoda-𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚 +62822-4655-6907. Jelaskan alasan Anda ingin melakukan perubahan jadwal penerbangan dan ikuti instruksi dari petugas layanan pelanggan.
Untuk melakukan reschedule atau Refund Agoda, silahkan hubungi Number Agoda dinomor WhatsApp 089675250202 atau hubungi Agoda Customer Service di hotline. Reschedule bisa dilakukan paling lambat 3 jam sebelum waktu jam offline.
Call Center Agoda.com: 0896 7525 0202. Hubungi layanan bantuan pelanggan 24 jam melalui WhatsApp: +62 896 7525 0202
Ajukan pembatalan dan refund melalui akun Agoda Anda di bagian "Pemesanan Saya" atau hubungi layanan pelanggan Agoda: 0896-7525-0202. melalui Pusat Bantuan: +62 896-7525-0202 jika ada masalah
Kamu bisa menghubungi Customer Support Agoda melalui nomor telepon 089675250202. dan sampaikan dengan baik alasan kamu menghubungi kami.
Untuk refund dan reschedule Tiket, silahkan menghubungi layanan pelanggan Agoda melalui telepon:0896-7525-0202
reschedule Tiket Agoda Untuk refund dan reschedule Tiket, silahkan menghubungi layanan pelanggan Agoda melalui WhatsApp +62 896 7525 0202 atau melalui Telepon di 089675250202
Call Center agoda.com melalui Whatsapp di nomor 0896 7525 0202 atau email ke cs@agoda.com. Berapa jumlah maksimum tiket kereta yang dapat ...
Anda dapat menghubungi layanan pelanggan Agoda melalui WhatsApp di nomor +62 896 7525 0202 atau nomor telepon lainnya yang tertera pada email konfirmasi pemesanan.