Info Pertanian
Pertanian Ramah Lingkungan, Tingkatkan Produksi dan Tekan Biaya Operasional
Pemkab Bojonegoro terus mengupayakan pertanian ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya usaha tani.
Pemkab Bojonegoro terus mengupayakan pertanian ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya usaha tani.
Suasana panik terlihat di perumahan Polim Regency Jl. Arief Rahman Hakim, Desa Pacul, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, setelah salat Subuh atau sekitar pukul 05.00 WIB, Senin (19/10/2026) pagi.
Upaya memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Jombang kepada masyarakat yang lebih luas dilakukan melalui kegiatan Jombang Influencer Camp (JIC) 2026. Berlangsung selama dua hari, pada 17–18 Oktober 2026, kegiatan ini mengajak konten kreator dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk mengenal lebih dekat destinasi wisata, produk UMKM, serta kekayaan budaya Kabupaten Jombang.
Event pertanian, Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026, yang digelar Pemkab Bojonegoro resmi ditutup oleh Wakil Bupati Nurul Azizah, kemarin. Festival yang juga menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 ini untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Bertepatan dengan rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke 81 dan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 349, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Gerinda, H. Budiono, S.Sos., M.A.P, melakukan kunjungan ke masjid tertua yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Prestasi membanggakan diukir sektor peternakan Kabupaten Bojonegoro di level Provinsi Jawa Timur. Kelompok Tani Ternak (KTT) Srono Makmur dari Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, berhasil meraih Juara II Lomba Kelompok Ternak Berprestasi Komoditi Kambing/Domba Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
Generasi Qurani dipupuk sejak dini menjadi langkah penting Pemkab Bojonegoro untuk mewujudkan SDM yang tak hanya cerdas intelektual, tapi juga spiritual. Oleh karena itu, Pemkab Bojonegoro merencanakan ada regulasi agar siswa Sekolah Dasar (SD) memiliki hafalan juz amma sebagai syarat kelulusan.
Prestasi membanggakan layak disematkan untuk putri-putri dari Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang unjuk kebolehan di ajang nasional, yakni Miss Indonesia 2026.
Percepatan pengurangan angka kemiskinan tercatat cukup bagus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Tahun 2026, angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro turun signifikan sebesar 0,80 persen, yaitu dari 11,49 persen turun menjadi 10,69 persen.
Masyarakat di Kabupaten Bojonegoro patut berbangga, karena salah satu putri yang juga Yune Bojonegoro resmi tampil sebagai perwakilan Provinsi Jawa Timur dalam ajang Miss Indonesia 2026.