Berikut Daftar Alat Kelengkapan DPRD Bojonegoro
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu lalu, Selasa (24/9/2019) akhirnya alat Kelengkapan Dewan (AKD) resmi dibentuk.
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu lalu, Selasa (24/9/2019) akhirnya alat Kelengkapan Dewan (AKD) resmi dibentuk.
Sebelum secara resmi ditutup hari ini Selasa (24/9/2019) pukul 12.00 WIB, pendaftaran lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, dimanfaatkan oleh peserta lelang jabatan tersebut untik melengkapi berkas administrasi. Seperti salah satu peserta Calon Sekda yakni dari Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro.
Hari terakhir, hasil pendaftaran lelang Jabatan Sekda Bojonegoro, secara resmi telah ditutup hari ini Selasa (24/9/2019) pukul 12.00 WIB, oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro. Hingga kini, 7 Pendaftar yang sudah menyerahkan berkas di Kantor BKPP setempat. Nantinya 7 pendaftar tersebut akan berebut jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro.
Meskipun pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro sudah ditetapkan beberapa waktu lalu. Rencananya Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dijadwalkan, Selasa (24/92019) siang akan dibentuk.
Akhirnya pimpinan DPRD Kabupaten Bojonegoro 2019-2024 dikukuhkan, melalui rapat di ruang paripurna DPRD setempat, Selasa (17/9/2019). Namun Alat Kelengkapan Dewan (AKD) masih menunggu usulan dari masing-masing fraksi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sudah membuka pengisian Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bojonegoro definitif. Sehingga untuk menyeleksi calon Sekda tersebut, panitia seleksi sudah menyiapkan lima penguji.
Ratusan kursi Sekretaris Desa (Desa) di Kabupaten Bojonegoro hingga kini masih kosong. Dari 172 kursi Sekdes yang kosong lantaran penarikan yang dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro pada bulan Mei lalu, baru ada 2 desa yang mengajukan pengisian.
Alat Kelengakapan Dewan (AKD) DPRD Kabupaten Bojonegoro yang belum terbentuk, membuat beberapa agenda belum bisa terlaksana. Termasuk, pembahasan anggaran PAPBD 2019 dan APBD 2020.
Alat Kelengakapan Dewan (AKD) DPRD Kabupaten Bojonegoro yang belum terbentuk, membuat beberapa agenda belum bisa terlaksana. Termasuk pembahasan anggaran PAPBD 2019 dan APBD 2020.
Meskipun prosesi pelantikan DPRD Kabupaten Bojonegoro 2019-2024 yang berlangsung beberapa waktu lalu, namun Alat Kelengkapan Dewan (AKD) belum juga terbentuk. Pasalnya masih menunggu Wakil Pimpinan DPRD dari Partai Golongan Karya (Golkar).