Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Sarung yang biasanya dikenakan untuk beribadah, kali ini menjadi bagian dari keseruan kegiatan Mancing Bersarung yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro di Kolam Pancing Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diselenggarakan PCNU Bojonegoro. Suasana santai dan penuh keakraban mewarnai pertemuan para peserta yang berasal dari berbagai unsur organisasi Nahdlatul Ulama.
Mancing Bersarung diikuti jajaran pengurus PCNU Bojonegoro, lembaga-lembaga di bawah naungan PCNU, badan otonom (Banom) tingkat cabang, hingga perwakilan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dari seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Wakil Rais Syuriyah PCNU Bojonegoro, KH Saifurrohmah Dimyati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memeriahkan rangkaian peringatan Hari Santri tahun ini.
Menurut Gus Saif, sapaan akrabnya, kegiatan mancing bersama tidak sekadar menjadi sarana hiburan bagi para pengurus dan anggota NU. Lebih dari itu, peserta diharapkan memperoleh manfaat dari hasil tangkapan ikan yang bisa dibawa pulang.
"Semoga dapatnya banyak dan nanti dibawa pulang untuk dimasak keperluan keluarga," ungkap Gus Saif.
Melalui kegiatan ini, PCNU Bojonegoro ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang lebih santai bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama. Para pengurus, lembaga, Banom, dan perwakilan MWCNU bisa bertemu sekaligus mempererat hubungan di luar aktivitas organisasi sehari-hari.
Selain memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional 2026, Mancing Bersarung juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan keakraban antarunsur NU di Kabupaten Bojonegoro. [feb/mad]