Reporter: Muharrom
blokBojonegoro.com - Masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, masih memburu keberadaan pasar murah bahan makanan pokok. Seperti tampak pada warga Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, yang antusias membeli aneka kebutuhan keluarga di “pasar” Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro di Balai Desa Klepek, kemarin.
Sejak kegiatan dimulai, masyarakat tampak antusias mendatangi lokasi GPM. Warga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pangan, termasuk beras dan komoditas pangan lainnya yang tersedia dengan harga lebih terjangkau.
Kehadiran GPM menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memberikan akses kepada masyarakat terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih ringan.
Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, mengatakan kegiatan GPM merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
“Agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan GPM akan terus didorong sebagai salah satu langkah untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Pemerintah juga berupaya memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar, terutama ketika terdapat komoditas yang mengalami kenaikan harga.
Antusiasme masyarakat terlihat dari warga yang datang dan berbelanja secara langsung di lokasi. Salah satunya Suharti, warga yang membeli kebutuhan pangan dalam kegiatan tersebut.
Suharti mengaku terbantu dengan adanya GPM karena dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Alhamdulillah, saya senang ada Gerakan Pangan Murah seperti ini. Harganya lebih terjangkau dan tempatnya juga dekat, sehingga kami bisa membeli kebutuhan pangan untuk keluarga,” ungkap Suharti.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar di wilayah desa lainnya sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya.
Melalui pelaksanaan GPM secara berkelanjutan, Pemkab Bojonegoro berkomitmen memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat di tingkat desa. [mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published