Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Edi, anggota Banser Satkoryon Kota Bojonegoro, tak hanya menyisakan duka. Di balik peristiwa itu, hadir kepedulian yang menguatkan. Solidaritas keluarga besar Nahdlatul Ulama kembali terlihat ketika LAZISNU PCNU Bojonegoro menyalurkan santunan kepada Edi di kediamannya di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua LAZISNU PCNU Bojonegoro, Eko Arief Cahyono, bersama jajaran pengurus. Turut mendampingi Kasatkoryon Banser Kota Bojonegoro, Sugiyarto, yang memberikan dukungan moril kepada anggotanya yang tengah menghadapi cobaan.
Di lokasi penyerahan bantuan, Edi menerima santunan dengan wajah yang masih menyimpan duka akibat rumah yang ditempatinya hangus dilalap api. Namun, kehadiran rekan-rekan dan keluarga besar Nahdlatul Ulama menjadi pengingat bahwa ia tidak menghadapi musibah seorang diri.

Ketua LAZISNU PCNU Bojonegoro, Eko Arief Cahyono, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas kepada warga Nahdlatul Ulama yang sedang tertimpa musibah.
"Musibah bisa menimpa siapa saja. Kehadiran kami hari ini adalah bentuk ikhtiar untuk meringankan beban saudara kita, Mas Edi, sekaligus menunjukkan bahwa keluarga besar Nahdlatul Ulama selalu hadir ketika warganya membutuhkan. Semoga bantuan ini bermanfaat, menjadi penyemangat untuk bangkit kembali, dan Allah SWT memberikan kekuatan serta mengganti dengan rezeki yang lebih baik," ungkap Eko.
Ia menambahkan, semangat gotong royong dan saling membantu harus terus dipelihara sebagai bagian dari nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.
"Semangat berbagi dan kepedulian sosial harus terus kita hidupkan. Insyaallah, setiap bantuan yang diberikan akan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak," lengkapnya.
Kasatkoryon Banser Kota Bojonegoro, Sugiyarto, mengapresiasi kepedulian LAZISNU PCNU Bojonegoro yang telah hadir memberikan bantuan kepada anggotanya. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan di lingkungan Nahdlatul Ulama bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata saat ada warga yang membutuhkan.
Penyaluran santunan ini sekaligus menegaskan komitmen LAZISNU PCNU Bojonegoro dalam menjalankan program-program kemanusiaan. Lebih dari sekadar menyerahkan bantuan, kehadiran mereka menjadi simbol bahwa kepedulian, gotong royong, dan solidaritas tetap menjadi kekuatan yang menjaga kebersamaan di tengah masyarakat, terutama ketika musibah datang tanpa diduga. [feb/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published