Reporter: Muhammad
blokBojonegoro.com - Final Four Proliga 2026 benar-benar penuh drama, menguras energi dan air mata. Terutama ketika Jakarta Pertamina Enduro melawan Jakarta Electric PLN Mobile.
[Baca Juga: WISATA KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja]
Bagaimana tidak, saat Seri Surabaya baru mulai, di Jawa Pos Arena, Kamis (2/4/2026) lalu, secara dramatis, Jakarta Pertamina Enduro harus mengakui kekalahan dari Electric PLN dengan skor 2-3 (25-15, 22-23, 23-25, 25-21, 11-15).
Baca Juga: [JAKARTA PERTAMINA ENDURO KALAHKAN ELECTRIC PLN 3-2 https://www.blokbojonegoro.com/2026/04/12/dramatis-5-set-jakarta-pertamina-enduro-menang-3-2-atas-jakarta-electric-pln-mobile]
Tiba saatnya laga di GOR Sritex Arena, Kota Solo, Minggu (12/4/2026) sore, Jakarta Pertamina Enduro seakan-akan menang mudah. Dua set awal berhasil disapu bersih. Namun, ternyata Jakarta Electric PLN bisa bangkit dan lagi-lagi memaksa Megatron atau Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan harus berjuang sampai set kelima. Untunya mereka kini berhasil menang 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8).
Pembalasan Jakarta Pertamina Enduro atas Jakarta Electric PLN tuntas. Tampak, setelah laga, Nurlaili Kusumah tak bisa menyembunyikan bahagianya, hingga terlihat menangis. Irina Voronkova dan Megatron sampai harus menghiburnya.
Dengan tambahan tiga poin, Jakarta Pertamina Enduro harus puas di nomor dua klasemen sementara Final Four sektor putra. Sebab, Megatron dan kawan-kawan banyak kehilangan set. Sedangkan di puncak klasemen tetap dihuni Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Klasemen Sementara Putri
Final Four Proliga 2026
1. Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia - 9 Poin (4 Main/3 Menang/1 Kalah)
2. Jakarta Pertamina Enduro - 9 Poin (4 Main/3 Menang/1 Kalah)
3. Jakarta Electric PLN Mobile - 3 Poin (4 Main/1 Menang/3 Kalah)
4. Jakarta Popsivo Polwan - 3 Poin (4 Main/1 Menang/3 Kalah)
Jalannya Pertandingan
Turun dengan kekuatan utamanya, termasuk trio penyerang garang Irina Voronkova, Megatron dan Wilma Salas (Alishanova), Pertamina Enduro langsung menekan sejak awal set pertama.
Poin demi poin berhasil diperoleh Pertamina Enduro, namun Electric PLN melalui Neriman Oszoy dan Kara Bajema Hallock membalas dan memperkecil ketertinggalan. sampai akhirnya set pertama berakhir tipis 25-22 untuk keunggulan Megatron dan kawan-kawan.
Unggul 1-0, Pertamina Enduro semakin intensif menyerang. Balasan juga tampak terlihat dari Ersandrina Devega dan kawan-kawan. Set kedua cukup imbang hingga poin di angka 20, walaupun akhirnya Pertamina Enduro kembali menang dengan skor 25-22.
Skor 2-0 untuk Pertamina Enduro, membuat Megatron dan kawan-kawan sedikit lengah di set ketiga. Hal itu dimanfaatkan Nerima Ozsoy dan kawan-kawan untuk balik menyerang. Barisan pertahanan Pertamina Enduro mulai kewalahan dan akhirnya harus menyerah 21-25.
Set ke empat Jakarta Electric PLN makin menggila. Serangan demi serangan susah dihentikan dan mereka menemukan ritme permainan. Akhirnya Pertamina Enduro kalah lagi di set ke empat dengan skor 18-25.
Drama pertandingan harus kembali berlanjut di set ke lima. Tekanan berada di Pertamina Enduro, sebab, setelah unggul dua set, mereka dipaska imbang dan menjalani perpanjangan set. Set kelima berjalan ketat, spike keras Bu Jenderal, panggilan akrab Irina Voronkova dibalas Nerima Ozsoy.
Perlahan tapi pasti, Pertamina Enduro menjauh dari kejaran Electric PLN dan menuntaskan drama lima set dengan skor akhir 15-8. [mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published