Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Mobilitas penumpang kereta api di Stasiun Bojonegoro terus menunjukkan tren peningkatan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Data sementara mencatat, 18 ribu pemudik melakukan keberangkatan dan turun di Stasiun Bojonegoro.
Berdasarkan data sementara, Selasa (17/3/2026), tercatat sebanyak 2.245 penumpang telah memanfaatkan layanan kereta api. Jumlah tersebut terdiri dari 729 penumpang berangkat dan 1.516 penumpang datang.
Secara akumulatif, selama periode 11 hingga 17 Maret 2026, Stasiun Bojonegoro telah melayani total 14.601 pelanggan. Rinciannya, sebanyak 4.745 penumpang berangkat dan 9.856 penumpang tiba.
Selain itu, tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api juga terlihat dari penjualan tiket. Hingga Selasa (17/3), penjualan tiket kereta api jarak jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026 telah mencapai 18.291 tiket. Penjualan ini merupakan akumulasi untuk keberangkatan periode 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10).
Tanggal 24 Maret 2026 tercatat sebagai puncak penjualan tertinggi, dengan total 1.402 tiket telah terjual.
Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, Stasiun Bojonegoro melayani sebanyak 34 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya. Jumlah tersebut terdiri dari 30 perjalanan KA reguler dan 4 perjalanan KA tambahan.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengungkapkan, peningkatan volume penumpang merupakan hal yang wajar menjelang momen Lebaran.
“Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api yang aman dan nyaman selama masa angkutan Lebaran,” ungkap Mahendro.
Mahendro juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik agar terhindar dari kendala saat keberangkatan.
“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan tidak mendekati waktu keberangkatan guna menghindari risiko tertinggal kereta,” pungkasnya. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published