Selama Arus Mudik, Jalan Nasional Bojonegoro-Cepu Dipastikan Tetap Rusak: Rawan Kecelakaan
PPK 4.6 BBPJN Jawa Timur–Bali, Rizali Rahmanto dengan Wabup Bojonegoro Nurul Azizah saat inspeksi jalan rusak ruas Bojonegoro-Cepu (Foto: istimewa)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com – Menjelang arus mudik Lebaran, kondisi jalan nasional ruas Bojonegoro – Cepu masih ditemukan kerusakan di beberapa titik, khususnya di sepanjang Kecamatan Kalitidu. Bahkan, polisi menetapkan jalan tersebut, sebagai jalan yang rawan terjadi kecelakaan.

Berdasarkan pantauan lapangan, kerusakan berupa lubang dan permukaan jalan yang tidak rata terjadi di ruas jalan tersebut. Kerusakan yang paling parah pada jalan yang terbuat dari pengerasan beton. Jalan berlubang menganga hingga beberapa meter di jalan tersebut.

Selama arus mudik hingga balik pada lebaran tahun 2026 ini, kondisi jalan tersebut dipastikan akan utuh seperti saat ini. Sebab, Balai Besar Penyelenggara Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali baru merencanakan perbaikan usai lebaran nanti.

Hal tersebut, diungkapkan PPK 4.6 BBPJN Jatim-Bali, Rizali Rachmanto dalam inspeksi kesiapan jalur nasional di wilayah Kabupaten Bojonegoro menjelang mudik lebaran tahun 2026 bersama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dan Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi.

Rizali mengungkapkan, jika pihaknya juga telah merencanakan untuk pembongkaran. Namun, hal tersebut akan dilakukan usai lebaran. Selain itu, pembongkaran juga dilakukan pada titik-titik tertentu saja. Tidak semuanya.

“Kalau jalan cor yang rusak akan kami bongkar, tetapi hanya di titik-titik tertentu saja. Tidak semuanya. Untuk perbaikan menyeluruh kemungkinan dilakukan setelah Lebaran,” ungkap Rizali.

Disisi lain, Satlantas Polres Bojonegoro menetapkan lima titik rawan kecelakaan selama arus mudik lebaran tahun 2026 ini. Salah satu diantaranya, yakni Jalan Bojonegoro-Cepu turut Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

Selain itu, titik rawan kecelakaan lainnya, yaitu di Jalan Raya Bojonegoro–Babat tepatnya di Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno; Jalan Raya Bojonegoro–Babat di wilayah Kecamatan Sumberrejo, khususnya di depan RSI Sumberrejo; serta di ruas Jalan Raya Bojonegoro–Babat di Desa Sukowati dan Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas.

Kasatlantas Polres Bojonegoro, AKP Satria Dwi Aryanto menghimbau masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Bojonegoro agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan.

“Harapannya dengan pemetaan (jalur rawan kecelakaan) ini, masyarakat bisa lebih waspada saat melintas. Tentu demi terwujudnya Mudik Aman Keluarga Bahagia,” ujar AKP Satria. [riz/mad]