Dari Santunan hingga Sedekah Oksigen, PC ISNU Bojonegoro Dorong Kepedulian Sosial dan Ekologi di Kedungadem

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Bojonegoro kembali menggelar santunan anak yatim dan dhuafa dalam rangka Safari Ramadan 1447 H. Tahun ini, Kecamatan Kedungadem menjadi salah satu titik pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.

Ketua PC ISNU Bojonegoro, H. Yogi Prana Izza, menjelaskan bahwa santunan anak yatim dan dhuafa merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Muharram dan Ramadan.

"Kalau bulan Ramadan adalah bagian dari program Safari Ramadan yang setiap tahun digelar. Setiap tahun ada tiga kecamatan. Tahun ini di Kecamatan Kedungadem, Baureno dan Malo," ujarnya saat dikonfirmasi blokBojonegoro.com usai kegiatan pada Sabtu 28 Februari 2026 malam.

Di Kedungadem, kegiatan tidak hanya berisi santunan anak yatim. PC ISNU juga menyalurkan wakaf Al-Qur’an, wakaf tempat sampah, serta wakaf pohon. Wakaf pohon, menurut Yogi, menjadi bagian dari gerakan sedekah oksigen dan bentuk kepedulian terhadap ekologi, selaras dengan rekomendasi kajian-kajian lingkungan di internal PC ISNU.

"Selain bakti sosial dan alam, tujuan Safari Ramadan ini juga untuk silaturahmi dengan masyarakat serta konsolidasi organisasi. Di Kedungadem kebetulan SK PAC ISNU sudah habis, sehingga perlu dilakukan reorganisasi," jelas pria yang juga sebagai Wakil Rektor Bidang Kelembagaan, Alumni, dan Sumber Daya UNUGIRI BOjonegoro tersebut.

Secara keseluruhan, jumlah anak yatim dan dhuafa yang menerima santunan di tiga kecamatan mencapai sekitar 150 anak. Khusus di Kecamatan Kedungadem, sekitar 30 anak hadir menerima santunan yang dikoordinir oleh PAC ISNU setempat.

Terkait program lanjutan, Yogi mengakui bahwa selama ini pendampingan masih sebatas motivasi kepada anak-anak penerima manfaat. Namun ke depan, PC ISNU berharap dapat menghadirkan program orang tua asuh serta pendampingan wirausaha bagi orang tua mereka.

"Di PC ISNU sudah berjalan pelatihan dan pendampingan UMKM kecil selama satu tahun. Harapannya bisa disinergikan," kata alumnus S-1 Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir itu .

Dalam pelaksanaan kegiatan, keterlibatan pengurus dan anggota ISNU cukup solid. Yogi menyebut kegiatan sosial di tubuh PC ISNU selama ini terbiasa dilakukan secara swadaya. Meski demikian, terdapat pula para dermawan di luar struktur organisasi yang rutin mempercayakan penyaluran santunan kepada PC ISNU, khususnya pada Ramadan dan Muharram.

Melalui kegiatan ini, PC ISNU juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Kedungadem agar terus bergerak maju tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang dianut. Yogi menilai masyarakat Kedungadem memiliki karakter guyub dan kuat dalam tradisi agraris, namun kini sedang bertransformasi menuju kawasan rural-urban.

"Salah satu tandanya adalah CFD yang disambut antusias masyarakat. Kedungadem punya potensi ekonomi yang besar, mulai dari padi, tembakau, bawang, pisang, hingga ekonomi kreatif seperti produksi tempe. Potensi wisata juga ada, seperti Waduk Pedang, Taman Tematik Drokilo, area outbound dan kemah Tondomulo," paparnya.

Dengan kombinasi kepedulian sosial, perhatian pada lingkungan, dan penguatan ekonomi masyarakat, Safari Ramadan PC ISNU diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama membangun Kedungadem yang maju, namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal. [feb/mad]