Ramadhan Pendidikan Berdampak, SMAN 1 Bojonegoro Gandeng AHASS Gelar Servis  Gratis Motor Siswa
Kepala SMAN 1 Bojonegoro (tengah) bersama Waka Kesiswaan dan AHASS saat servis gratis motor siswa

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Suasana halaman parkir Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bojonegoro tampak berbeda. Puluhan sepeda motor berjajar rapi, sementara teknisi berseragam putih corak merah sigap melakukan pengecekan dan penggantian oli. Momentum Ramadhan kali ini dimanfaatkan sekolah untuk menghadirkan program sosial bertajuk servis dan ganti oli gratis bagi warga sekolah.

Kepala SMAN 1 Bojonegoro, Wiwik Widowati, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara pihak sekolah dengan AHASS Sonie Saktie Motor bersama Honda Motor. Program tersebut menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter yang dikemas dalam semangat berbagi di bulan suci.

"Kami sangat mengapresiasi kepedulian AHASS Sonie Saktie Motor dan Honda Motor. Kegiatan ini tidak hanya membantu secara teknis perawatan kendaraan, tetapi juga mengajarkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan sinergi antara sekolah dengan dunia industri," tutur Bu Wiwik, sapaan akrabnya.

Kepala Sekolah berkacamata nan energik itu menambahkan, kolaborasi semacam ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia usaha dapat berkontribusi langsung dalam mendukung lingkungan pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala (Waka) Sekolah Bidang Kesiswaan, Aris Yuliantono, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukatif bagi siswa. Yang mana, lewat program Ramadhan Service Gratis ini siswa belajar mengelola kegiatan, membangun komunikasi dengan mitra eksternal, serta menumbuhkan jiwa kepedulian.

"Ini adalah bentuk pendidikan karakter yang aplikatif dan kontekstual. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi kegiatan positif lainnya," tuturnya, Rabu (25/2/2026).

Dalam pelaksanaannya, tim teknisi AHASS memberikan pelayanan sesuai standar Honda. Sepeda motor yang telah memenuhi kriteria mendapatkan pemeriksaan menyeluruh serta penggantian oli tanpa dipungut biaya. Antusiasme siswa dan guru terlihat sejak pagi, menandakan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya.

Tak sekadar servis kendaraan, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran nyata tentang tanggung jawab, keselamatan berkendara, serta pentingnya kolaborasi antara sekolah dan dunia industri. Ramadhan pun terasa lebih bermakna dengan hadirnya aksi nyata yang berdampak langsung bagi warga sekolah. [feb/mad]