Oleh: Usman Roin *
blokBojonegoro.com - Mengajak belajar di hari libur, itulah yang penulis lakukan dengan keponakan pada Ahad (23/11/25). Berbekal buku seri ‘Mewarnai Kreatif Dengan Contoh’ yang murah, keceriaan mereka tampak sekali.
Bahkan kepada penulis, hasil mewarnai objek motif bunga untuk sang kakak, dan jenis transportasi untuk sang adik, diperlihatkan hingga empat kali.
Penulis melihat, wajah riang ria mereka untuk beranjak mewarnai halaman berikutnya sembari menulis objek pewarnaan. Alhasil, kegiatan tersebut melupakan aktivitas menonton televisi, hingga sekadar bermain gadget di hari libur.
Apa yang penulis lakukan di atas, adalah cara sederhana mengisi liburan dengan tetap belajar bersama anak. Tidak kemudian, liburan dihabiskan untuk mendelengi gadget –yang pasif, guna mengasah otak kanan yang lekat mengenai gambar, imajinasi, warna, ritme dan ruang.
Jika demikian, kecerdasan kita sebagai orang dewasa perlu diimplementasikan. Jangan sekadar menyuruh anak belajar, tetapi luput untuk menyiapkan melalui sarana apa anak belajar! Alhasil, anak yang memiliki kecenderungan aktif, akan mencari apa saja yang bisa membuatnya semakin tahu dengan mencoba berbagai hal.
Perihal pilihan media atau sarana belajar, sebagai orang tua juga harus peka terhadap kecenderungan anak.
Sebagai misal, keponakan perempuan penulis yang sudah kelas satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) senang dengan motif buku mewarnai kreatif aneka bunga. Alhasil, penulis kemudian membelikan buku sebagaimana motif yang dimaksud.
Adapun untuk adik, motif yang disukai adalah transportasi seperti helikopter, pesawat, mobil truk dan sebagainya. Penulis kemudian belikan buku mewarnai kreatif jenis transportasi untuk kemudian dilakukan pewarnaan sebagaimana contoh yang telah tersedia.
Beri Motivasi
Selain peka, hal lain yang bisa dilakukan untuk membangkitkan semangat belajar di hari libur adalah memberi motivasi kecil. Caranya dengan menyampaikan kepada mereka, bila besuk mewarnainya sudah selesai satu buku, penulis akan membelikan lagi.
Jika kemudian kita hubungkan dengan macam motivasi, apa yang penulis lakukan tersebut meminjam bahasa Sardiman dalam buku ‘Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar’ (2009:91) adalah bagian dari motivasi ekstrinsik. Yakni, keinginan belajar anak yang coba penulis beri dorongannya dari luar.
Perhatian kecil –berwujud ‘akan’ membelikan buku lagi, sebagaimana penulis sampaikan, selain wujud operasional motivasi ekstrinsik, juga bagian terbesar untuk membuat mereka cinta belajar meskipun itu hari libur.
Apalagi, menurut Asep Mahfudz dalam buku ‘Be a Good Teacher or Never: 9 Jurus Cepat Menjadi Guru Profesional Berkarakter Trainer’ (2011:115) bila ekspresi perhatian kecil kepada anak diperlihatkan, secara langsung akan membuat mereka bersikap sama kepada kita. Bentuknya, dengan menyelesaikan misi mewarnai sebagai cara mengisi waktu luang senang (fun) belajar secara mandiri.
Menemani
Selain itu, usahakan untuk menemani dalam proses belajar. Mengapa? Agar anak juga melihat orang tua di sekelilingnya memperhatikan dia kala menuntaskan belajar. Apalagi, bila sesekali diberi pujian kata ‘bagus’ hal itu akan mendorong dia senang dengan belajar.
Jika kita –sebagai orang tua, melakukan sebagaimana hal di atas, menurut Jamal Ma'mur Asmani dalam bukunya ‘Keluarga Sakinah’ (2024:23) sama dengan membangkitkan pendidikan informal yang sampai saat ini belum mendapatkan perhatian memadai. Perhatian pendidikan lebih diserahkan kepada formal dan nonformal.
Sehingga, tidak salah bila di keluarga selepas sholat isya' minim sekali aktivitas belajar bersama. Bila kemudian tidak ada yang memulai, tentu budaya belajar di lingkup keluarga akan selamanya menjadi sepi. Sebab belajar ‘hanya layak’ dilakukan di lembaga formal dan tidak perlu dilakukan di hari libur.
Melihat apa yang penulis lakukan di atas, setidaknya itulah ikhtiar implementatif penulis –sebagai pendidik di kampus, ikut memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang kini Selasa 25 November 2025 kita peringati.
Akhirnya, selamat memperingati HGN untuk insan pendidik di manapun berada. Semangat, dan sukses untuk kita semua. Amin ya rabbal 'alamin. [mad]
* Penulis adalah Dosen Prodi PAI Unugiri.
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published