Berita Foto
DLH Bojonegoro Tunggu Hasil Uji Lab Air Bengawan Solo
Sampai saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro terus memantau perkembangan kualitas air Bengawan Solo yang diduga sempat tercemar.
Sampai saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro terus memantau perkembangan kualitas air Bengawan Solo yang diduga sempat tercemar.
Total ada delapan tim, empat putra dan putri, yang telah lolos ke Final Four Livoli Divisi Utama 2025 yang rencananya digelar 10-19 Oktober 2025 di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Program Gerakan Ayam Petelur Mandiri (Gayatri) yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menunjukkan hasil menggembirakan. Rata-rata keluarga penerima manfaat (KPM) kini mampu memanen telur setiap hari, dengan produktivitas mencapai 44 butir setiap KPM.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro terus memantau perkembangan kualitas air Bengawan Solo yang diduga sempat tercemar. Kini, DLH masih menunggu hasil uji lab yang baru keluar pada 8 Oktober 2025 mendatang.
Dana transfer dari pusat tahun 2026 diproyeksi berkurang hingga Rp 1,3 triliun, Pemkab Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk tetap mengutamakan pembangunan untuk masyarakat di tengah tantangan fiskal yang dihadapi.
Warga bersama Babinsa dari Koramil 0813-01/Bojonegoro bergotong-royong memperbaiki atap rumah milik warga yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang di Desa Campurejo, Selasa (30/9/2025).
Puluhan warga bersama Babinsa Koramil 0813-01/Bojonegoro bergotong royong memperbaiki atap rumah yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang di Desa Campurejo, Selasa (30/9/2025). Kegiatan karya bakti ini juga melibatkan perangkat desa serta masyarakat RT.028 dan RT.006/RW.001.
Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, saat penyerahan bonus atlet Porprov IX Jawa Timur 2025 di Pendopo Malowopati. Bupati menggarisbawahi perlunya strategi pembinaan yang lebih terarah. Ia meminta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) bersama KONI dan IPSI Bojonegoro untuk memberi atensi khusus.
Pencak silat dikenal sebagai cabang olahraga paling populer di Bojonegoro. Jumlah anggotanya mencapai ratusan ribu, dengan 13 perguruan resmi yang tergabung dalam IPSI. Namun, potensi besar itu belum sepenuhnya berbuah prestasi di level provinsi maupun nasional. Kondisi ini menjadi sorotan serius Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, saat penyerahan bonus atlet Porprov IX Jawa Timur 2025 di Pendopo Malowopati.
Hujan rintik masih membasahi halaman Pendopo Malowopati sore itu ketika Agnes Dwi Rahmadika Putri (21) berdiri tegak dengan senyum cerah. Tangannya menggenggam papan besar bertuliskan ucapan selamat sekaligus jumlah bonus Rp26 juta, hadiah dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas prestasinya meraih Juara 3 bola 15 single putri di Porprov IX Jawa Timur 2025.