Waspada Corona, Jangan Panik
Bojonegoro Siaga Merah, Bupati Himbau Warga Tetap di Rumah
Adanya 1 orang di Kabupaten Bojonegoro yang positif Covid-19, menjadikan Kota Migas siaga merah.
Adanya 1 orang di Kabupaten Bojonegoro yang positif Covid-19, menjadikan Kota Migas siaga merah.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro memastikan Kabupaten Bojonegoro masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19. Info yang beredar sempat membingungkan warga Bojonegoro, saat akun resmi instagram Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghapus unggahan info terbaru terkait penyebaran Covid-19 dan kembali mengunggahnya lagi.
Tambahan status Orang Dalam Pematauan (ODP) baru di Bojonegoro masih terus bertambah, bahkan, Kamis (9/4/2020) ini Pemkab Bojonegoro, menyatakan ada 4 ODP baru dan ada 5 orang yang telah lepas dari pemantauan dan dinyatakan sehat kondisinya.
Perhatian semua pihak untuk melawan virus corona terus dilakukan termasuk Stikes Rajekwesi. Kampus kesehatan yang ada di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro ini mengamalkan tri dharma perguruan tinggi dengan memberikan seribuan botol handsanitizer untuk para pendonor lewat Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bojonegoro.
Virus Corona (Covid-19) yang merebak di beberapa daerah atau kota Indonesia, berdampak terhadap jumlah penumpang transportasi bus di Terminal A Rajekwesi Bojonegoro terus menurun.
Kegelisahan masyarakat di Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro dengan adanya Virus Corona direspon Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Persatuan pencak silat ini melaksanakan penyemprotan desinfektan di Desa Kedungsari kecamatan setempat, Rabu (8/4/2020).
Adanya himbauan pemerintah tetap dirumah saja dan sosial distency, berdampak besar pada perekonomian nasional termasuk Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Sehingga anggota komisi III DPR RI, Wihadi Wiyanto membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Rabu (8/4/2020).
Orang yang lepas pemantauan ada 4 orang, namun Orang Dalam Pengawasan (ODP) baru di Bojonegoro tetap bertambah, Rabu (8/4/2020) ini. Bahkan update perkembangan persebaran virus corona, hari ini, Rabu (8/4/2020) juga terdapat tambahan 1 orang yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang berasal dari Kecamatan Gondang.
Santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah Mojokerjo menjalani pemeriksaan kesehatan saat tiba di Terminal Tipe A Rajekwesi Bojonegoro, Rabu (8/4/2020) siang. Protokol Itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (covid-19) yang semakin mewabah di Tanah Air.
Meski masih dalam Pandemi virus corona dan Covid 19, Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro dan Badan Hisab Rukyat (BHR) tetap bakal melaksanakan pelaksanaan rukyatul hilal di Bukit Wonocolo, Kecamatan Kedewan untuk keperluan penentuan awal 1 Ramadhan 1441 H, yang bakal dilakukan, Kamis (23/4/2020) mendatang.