Kontributor: Uul Lyatin
blokBojonegoro.com - Gelaran Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada hari kedua, Kamis (18/6/2026) mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Pengunjung terus memadati area pameran dan stan UMKM yang turut meramaikan kegiatan tersebut.
Ramainya pengunjung membawa dampak positif bagi para pelaku usaha yang berpartisipasi dalam festival. Berbagai produk batik, kerajinan, hingga kuliner lokal laris diburu pembeli.
Perwakilan Dekranasda Kabupaten Bojonegoro, Nurul Cusaybina, yang sedang menjaga stan pameran mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut cukup ramai dikunjungi masyarakat.
“Acara ini cukup ramai. Mulai siang hingga sore, satu meja ini sudah dapat Rp2 juta. Ini hanya satu meja saja, karena Dekranasda Bojonegoro di stan ini ada empat meja,” ujarnya.
Tidak hanya stan di dalam tenda pameran, pelaku UMKM yang berjualan di area luar juga merasakan manfaat dari tingginya jumlah pengunjung. Salah satunya Sintia, penjual Deliwaffle yang sehari-hari berjualan di Jalan Pemuda.
Menurut Sintia, kehadiran Bojonegoro Wastra Batik Festival memberikan berkah tersendiri bagi para pedagang. Stan miliknya ramai didatangi pembeli sejak siang hari.
“Stand kami diserbu para pembeli. Bahkan anak-anak yang pulang sekolah juga banyak yang masuk ke alun-alun dan membeli,” katanya.
Tingginya antusiasme masyarakat dalam Bojonegoro Wastra Batik Festival menunjukkan besarnya minat warga terhadap produk lokal sekaligus menjadi momentum yang baik untuk mendorong pertumbuhan UMKM di Kabupaten Bojonegoro. Festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi wastra dan produk unggulan daerah, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para pelaku usaha lokal. [uul/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published