Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Riuh tepuk tangan memang telah usai. Sorak-sorai para suporter yang memenuhi Trust Sport Arena SMKN Kasiman juga telah berganti dengan aktivitas belajar mengajar seperti biasa. Namun, semangat yang lahir dari Turnamen Bola Voli Skanika Cup II 2026 masih meninggalkan jejak penting bagi pembinaan olahraga pelajar di Bojonegoro dan wilayah sekitarnya.
Selama sepekan, mulai 1 hingga 8 Juni 2026, puluhan tim putra dan putri tingkat SMP/MTs dari berbagai daerah bertanding memperebutkan prestasi sekaligus menguji kemampuan mereka di lapangan. Bukan sekadar berburu gelar juara, ajang ini menjadi ruang pertemuan bagi talenta-talenta muda yang kelak diharapkan mampu mengharumkan nama daerah melalui olahraga bola voli.
Sebanyak 16 tim putra dan 14 tim putri ambil bagian dalam turnamen tersebut. Mereka datang tidak hanya dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, tetapi juga dari wilayah perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah seperti Ngawi, Magetan, Cepu, hingga Blora.

Kepala SMKN Kasiman, Eko Ratmianto, mengatakan bahwa penyelenggaraan Skanika Cup tidak hanya ditujukan sebagai kompetisi olahraga, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan atlet usia pelajar.
"Melalui Skanika Cup, kami ingin memberikan ruang bagi siswa-siswi SMP dan MTs untuk menyalurkan bakat serta minatnya di bidang bola voli. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaring potensi atlet muda yang nantinya bisa berkembang ke jenjang yang lebih tinggi," ujarnya.
Menurut Eko, Kecamatan Kasiman selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki tradisi kuat dalam olahraga bola voli. Karena itu, sekolah berupaya ikut mengambil peran dalam menjaga regenerasi atlet melalui kegiatan yang berkelanjutan.
"Pembinaan olahraga tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan wadah kompetisi yang rutin agar para pelajar memiliki kesempatan mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara," katanya.

Persaingan selama turnamen berlangsung cukup ketat. Pada kategori putra, tim MTsN 5 Magetan berhasil keluar sebagai juara setelah menampilkan permainan yang konsisten hingga partai final. Posisi runner-up ditempati SMPN 1 Kasiman, sementara SMPN 5 Bojonegoro dan SMPN 1 Trucuk berbagi tempat ketiga.
Di sektor putri, dominasi ditunjukkan oleh SMPN 5 Bojonegoro yang sukses meraih gelar juara. Posisi kedua ditempati SMPN 1 Kalitidu, sedangkan peringkat ketiga bersama diraih SMPN 1 Kanor dan MTsN 5 Ngawi.
Lebih dari sekadar hasil akhir, turnamen ini memperlihatkan bahwa minat generasi muda terhadap olahraga bola voli masih sangat besar. Banyak pertandingan berlangsung sengit hingga poin-poin akhir, menunjukkan kualitas permainan yang terus berkembang di tingkat pelajar.
Bagi SMKN Kasiman, keberhasilan penyelenggaraan Skanika Cup II menjadi modal penting untuk terus menghadirkan ruang kompetisi yang sehat dan produktif. Sebab dari lapangan-lapangan sekolah inilah, mimpi para atlet muda sering kali dimulai.
Dan ketika satu turnamen berakhir, sesungguhnya proses melahirkan pemain-pemain masa depan baru saja dimulai. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published