Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Dosen Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Tarbiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pelatihan Guru PAUD Berbasis Dongeng dalam Mengintegrasikan Nilai 6S pada Pembelajaran Karakter Anak”.
Kegiatan yang meliputi sosialisasi, pelatihan, hingga pendampingan ini berlangsung selama empat hari, mulai 28 Maret hingga 1 April 2026. Pelatihan digelar di Gedung Sunan Ampel Lantai III Yayasan Darul Ulum Al Cholily, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.
Tim pelaksana terdiri dari dosen PIAUD UNUGIRI, yakni Roudlotun Ni’mah, Endang Puspitasari, dan Anna Prassasty. Peserta merupakan guru PAUD yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kecamatan Baureno. Kegiatan ini didukung Fakultas Tarbiyah dan didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNUGIRI.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif, khususnya melalui pemanfaatan dongeng sebagai media pendidikan karakter anak usia dini.
Ni’mah selaku Ketua tim pelaksana menegaskan, pembelajaran di PAUD tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga harus menyentuh pembentukan karakter sejak dini.
"Dongeng bukan hanya hiburan, tetapi media efektif untuk menanamkan nilai karakter sejak dini karena anak lebih mudah memahami pesan moral melalui cerita yang menarik dan kontekstual," ungkapnya.
Ia menambahkan, penggunaan dongeng dapat menjadi strategi pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna, sehingga nilai-nilai yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diinternalisasi oleh anak.
Fokus utama pelatihan ini adalah penguatan nilai 6S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, dan Sabar. Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam membentuk karakter serta perkembangan sosial-emosional anak usia dini.
Salah satu narasumber, Kak Ferry, menyebut pendidikan karakter perlu disampaikan melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak, salah satunya melalui dongeng.
"Dongeng menjadi salah satu cara yang dapat digunakan guru untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan sehari-hari agar lebih mudah diterima oleh anak," jelasnya.
Menurutnya, cerita yang menarik dan kontekstual akan membantu anak memahami pesan moral tanpa merasa digurui.
Pelatihan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, praktik langsung, dan diskusi kelompok. Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga dilatih menyusun serta menyampaikan dongeng yang memuat nilai 6S.
Dalam sesi praktik, para guru diminta membuat cerita sederhana lalu mempresentasikannya di depan peserta lain. Kegiatan ini melatih kemampuan komunikasi sekaligus kreativitas dalam mengemas pembelajaran.
Salah satu peserta dari IGRA Kecamatan Baureno mengaku pelatihan ini memberikan pengalaman baru dalam kegiatan mengajar.
"Kami jadi lebih percaya diri menggunakan dongeng sebagai media pembelajaran. Anak-anak pasti akan lebih tertarik dan lebih mudah memahami nilai-nilai yang diajarkan," ungkapnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan selama kegiatan, baik saat pemaparan materi maupun praktik. Diskusi yang berlangsung juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar guru terkait strategi pembelajaran di kelas.
Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di masyarakat. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, dosen tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga memberi dampak langsung bagi dunia pendidikan.
Program ini didanai LPPM UNUGIRI berdasarkan SK Nomor 1044/SKt/LPPM/071088/XII/2025 sebagai bagian dari komitmen mendorong inovasi pendidikan berbasis kebutuhan masyarakat. Tim pelaksana berharap pelatihan ini memberikan manfaat jangka panjang bagi para guru PAUD.
"Kami berharap para guru dapat mengimplementasikan hasil pelatihan ini di kelas masing-masing, sehingga nilai-nilai karakter dapat tertanam sejak dini pada anak-anak," tandas Ni’mah. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published