Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Sebuah lagu lawas asal Rusia mendadak kembali mencuri perhatian publik Indonesia. Lagu berjudul “Moy Marmeladny” yang dipopulerkan penyanyi Katya Lel itu kini lebih akrab di telinga warganet Tanah Air dengan sebutan “lagu muah muah”, merujuk pada bagian chorus-nya yang khas dan mudah diingat.
Lagu yang dirilis pada awal 2000-an ini sejatinya mengisahkan tentang cinta yang manis, layaknya permen marmalade. Namun, siapa sangka, dua dekade kemudian lagu tersebut justru menemukan “kehidupan baru” berkat kekuatan media sosial.
Popularitas “Moy Marmeladny” melonjak tajam setelah menjadi sound viral di platform TikTok. Potongan musiknya banyak digunakan dalam beragam konten, mulai dari video lucu, dance challenge, hingga konten hiburan kreatif lainnya. Warganet Indonesia pun turut memberi sentuhan khas, sehingga lagu ini semakin lekat dengan budaya digital lokal.
Besarnya pasar media sosial Indonesia menjadi faktor penting dalam melesatnya tren ini. Dengan lebih dari 140 juta pengguna TikTok-salah satu yang terbesar di dunia-serta sekitar 120 juta pengguna Instagram, sebuah tren dapat menyebar dengan sangat cepat. Ketika sebuah lagu menjadi sound favorit, jutaan penayangan dan ribuan konten turunan pun nyaris tak terelakkan.
Fenomena viral ini bahkan sampai ke telinga Katya Lel. Sang penyanyi mengaku terharu melihat antusiasme penggemar Indonesia dan secara terbuka menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengapresiasi bagaimana lagu yang dinyanyikannya bertahun-tahun lalu kini bisa dinikmati generasi baru di belahan dunia yang berbeda.
Kisah viralnya “Moy Marmeladny” menjadi bukti bahwa musik mampu melampaui batas bahasa dan negara. Lewat media sosial, sebuah lagu bisa kembali hidup, menyatu dengan budaya pop global, dan menghadirkan kebahagiaan lintas generasi. [feb/mad]
*Konten Kolaborasi blokBojonegoro.com dengan Media Rusia, yusgsn.ru dan tanggungjawab isi melekat pada yusgsn.ru
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published