Kontributor: M. Hilmi Masluhan
blokBojonegoro.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Ngraho resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk masa khidmat 2025-2027.
Acara sakral yang dirangkai dengan Talkshow Capacity Building bertema "Mencari Jati Diri di Era Digital" ini dilangsungkan di Rumah Joglo Surya Raya, Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro, kemarin.
Acara tersebut dihadiri oleh Pemerintah Kecamatan Ngraho, Pengurus MWC NU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) Ngraho, Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Bojonegoro, dan jajaran Pengurus Banom NU (Badan Otonom Nahdlatul Ulama) Ngraho.
Kepengurusan baru ini dinahkodai oleh rekan Moh. Ilham Fahrudin sebagai Ketua PAC IPNU dan rekanita Milda Dina Rofiah, Ketua PAC IPPNU Ngraho. Prosesi pelantikan berjalan khidmat, dalam sambutannya mewakili segenap pengurus, Ketua PAC IPNU Ngraho, Moh. Ilham Fahrudin, menyampaikan komitmen dan arah gerakan terbaru yang akan dibawa oleh kepengurusan periode ini, yakni fokus pada dua bidang utama: Kaderisasi dan Modernisasi.
“Tentu kita bergerak di bidang kaderisasi, supaya akan terus ada regenerasi yang akan menghidupi organisasi ini. Perihal modernisasi adalah kami akan lebih banyak menghadirkan program kerja seperti talkshow, seminar, dan pelatihan yang berbasis skill (keterampilan)" ujarnya.
Menurutnya, langkah ini diambil agar kader IPNU-IPPNU Ngraho tidak semakin tenggelam oleh derasnya arus zaman dan dapat memiliki daya saing yang tinggi. Visi progresif yang disampaikan oleh Ketua PAC IPNU Ngraho mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Cabang. Ketua PC IPNU Bojonegoro, rekan Ahmad Nashirudin, mengapresiasi tinggi arah gerakan ini.
“Saya mencatat dengan bangga bahwa Ngraho menargetkan dua pilar gerakan: Kaderisasi dan Modernisasi. Program kerja berbasis keterampilan adalah langkah progresif yang harus kita jaga konsistensinya,” ujar rekan Nashirudin dalam sambutannya.
Sementara itu, Tanfidziyah MWC NU Ngraho, Kiai Idris Tohari, menekankan perlunya keterlibatan aktif di ruang digital. “Dunia digital adalah medan dakwah baru. Jika IPNU-IPPNU tidak terlibat di dalamnya, maka ruang para pelajar akan diisi oleh paham-paham lain. Modernisasi berarti kita harus cerdas dalam mengemas dakwah dan menggunakan teknologi untuk kebaikan,” ujarnya
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kecamatan Ngraho. Mustofa, Kasi Trantib yang mewakili Camat, berpesan agar pengurus baru menjadikan empat sifat wajib Nabi Muhammad SAW sebagai filosofi kerja organisasi.
“Kami mengharapkan PAC IPNU IPPNU menerapkan Shiddiq (jujur) dalam mengelola amanah, Amanah (dapat dipercaya) dalam menuntaskan program, Tabligh (menyampaikan kebaikan) dengan cara modern, dan Fathonah (cerdas) dalam menyusun strategi,” tambahnya.
Kegiatan pelantikan ini tidak hanya diikuti oleh pengurus, tetapi juga dihadiri oleh perwakilan siswa-siswi SLTA sederajat se-Kecamatan Ngraho sebagai peserta. Kehadiran mereka merupakan bagian dari strategi branding pengurus baru IPNU/IPPNU Ngraho. [han/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published