Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Dibalik Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Bojonegoro yang melahirkan ketua baru secara aklamasi. Disebut terdapat pertarungan yang luar biasa di internal partai berlambang pohon beringin ini.
Hal tersebut, diungkapkan Ketua DPW Partai Golkar Provinsi Jawa Timur, Ali Mufti saat dijumpai usai Musda digelar di kawasan salah satu hotel di Jalan Veteran, Kota Bojonegoro, Senin (18/8/2025).
[Baca Juga: https://blokbojonegoro.com/2025/08/18/nakhodai-golkar-bojonegoro-secara-aklamasi-mas-pri-bakal-rombak-kepengurusan/]
Menurut Ali Mufti, meski hasil akhir menunjukkan aklamasi, proses dibaliknya sempat diwarnai dialektika yang mendalam. Ia melanjutkan, lahirnya calon tunggal ini merupakan buah dari pertarungan ide yang luar biasa di internal partai.
"Jangan dikira aklamasi tidak ada pertarungan ide. Jangan dikira demokrasi tidak ada dialektika, aklamasi tetap menggunakan dialektika,” ungkapnya.
Anggota DPR-RI Dapil Jatim VII ini menceritakan, proses lobi serta adu visi dan misi berjalan intens hingga beberapa hari terakhir, sebelum akhirnya seluruh kader bersepakat mengusung satu nama.
"Sehingga terpilih satu orang ini, diantaranya karena pertimbangan terbaik dalam memandang Golkar ke depan, untuk naik kelas,” tuturnya.
Dengan terpilihnya Ahmad Supriyanto, Ali Mufthi berpesan agar kepengurusan baru senantiasa sejalan dengan arahan provinsi. Dan ia berharap, pada pemilu mendatang kursi legislatif di Kabupaten Bojonegoro untuk Partai Golkar.
"Jika Bojonegoro mengikuti arahan DPD Jatim, bisa selamat. Kursinya nambah, dan bisa lebih mengabdi ke rakyat,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Ahmad Supriyanto resmi menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Bojonegoro. Mas Pri sapaan karibnya, terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Bojonegoro, Senin (18/8/2025). [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published