Hati-Hati ya Bunda, Jajan Viral untuk Kesehatan Anak

Kontributor: Umi Faizatul Ufaidah*

blokBojonegoro.com - Setiap orang tua pasti khawatir jika anaknya memakan jajanan yang kurang sehat. Oleh karena itu, Bunda waspadalah terhadap jajanan yang berpotensi merusak kesehatan tubuh. 

Banyak anak sekolah yang berbondong-bondong membeli jajanan viral. Warna yang mencolok, rasa yang aneh, dan tren yang tersebar di sosmed, membuat jajanan termasuk bagian dari gaya hidup digital anak jaman sekarang.

‎Namun, tersimpan ancaman serius untuk kesehatan bagi yang mengkonsumsi dibalik keseruan tren tersebut. Dikutip dari berbagai sumber dan literasi, di beberapa jajanan viral ditengarai mengandung pewarna, pengawet, dan gula dengan kadar tinggi.

‎Selain itu, peredaran jajanan itu tidak terjamin keamanannya bisa mengancam kesehatan, dan perlu diwaspadai oleh orang tua serta masyarakat. Jajanan viral dengan kandungan gula tinggi dan bahan tidak aman lainnya berpotensi mendatangkan dampak negatif untuk kesehatan, dapat memicu risiko diabetes, kerusakan gigi, kerusakan fungsi organ, serta gangguan pencernaan.

Inilah diantara dampak jajanan viral terhadap kesehatan:

1. Risiko Kesehatan Fisik 

Porsi besar makanan viral menyebabkan konsumsi berlebihan, seperti masalah kesehatan kronis dan penambahan berat badan.

2. Risiko Kesehatan Mental

"FOMO" membuat orang mengkonsumsi jajanan viral tanpa pikir panjang yang dapat memicu kecemasan dan stres.

3. Dampak Jangka Panjang

Mengkonsumsi berlebihan jajanan yang tinggi lemak dan gula dapat mempercepat munculnya penyakit jantung dan obesitas.

4. Potensi Paparan Bahan Berbahaya

Beberapa jajanan viral mengandung bahan yang tidak sesuai, seperti bahan kimia dan gelatin babi.

Jajanan viral memang terlihat menarik, namun bisa berdampak negatif bagi kesehatan fisik dan mental jika mengkonsumsi berlebihan. Oleh sebab itu, penting orang tua untuk mengawasi anak dalam mengkonsumsi jajanan. Mengutamakan jajanan dengan kandungan nutrisi seimbang sangatlah penting. [mad]

*Magang Redaksi dari SMKN Dander, Kabupaten Bojonegoro