Reporter : M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Semangat perlawanan terhadap narkoba kini menggema lebih lantang melalui nada-nada musik dari generasi muda Bojonegoro. Forum Ormas Bersatu (FOB) bersama para penggiat P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) Bojonegoro kembali menghadirkan event kreatif bertajuk Festival Band Pelajar dan Mahasiswa Se-Kabupaten Bojonegoro 2025.
Mengusung slogan "Ayo Perangi Narkoba", ajang ini menjadi wadah ekspresi anak muda sekaligus gerakan sosial yang sarat pesan. Festival ini memperebutkan Piala Bergilir Bupati Cup Bojonegoro tahun 2025 dan melibatkan pelajar dan mahasiswa dari seluruh penjuru kabupaten.
Uniknya, setiap peserta diwajibkan membawakan lagu bertema antinarkoba berjudul Ayo Perangi Narkoba—sebuah karya ciptaan Yoyok Kabul bersama tim dari KabulTV. Lirik lagu ini menjadi simbol perlawanan dan semangat yang ingin digaungkan panitia: pemuda Bojonegoro siap memerangi narkotika dalam bentuk apapun.
Ajang ini digelar dalam tiga tahap, dimulai dari pendaftaran pada 10 hingga 25 Juli 2025. Babak penyisihan dijadwalkan pada 26 Juli, dan puncaknya, Grand Final, akan digelar sehari setelahnya pada 27 Juli 2025 di Lapangan Tennis Alun-Alun Bojonegoro, dari pukul 08.00 WIB hingga 23.00 WIB.
Selain Piala Bergilir Bupati Cup, para pemenang akan mendapatkan total hadiah jutaan rupiah, termasuk untuk juara 1, 2, dan 3, serta juara harapan I, II, dan III. Lima musisi terbaik juga akan mendapatkan penghargaan khusus kategori The Best Player.
Tidak perlu ribet untuk bergabung. Bagi pelajar dan mahasiswa yang berminat, cukup mendaftarkan diri melalui guru pembimbing atau langsung datang ke Sekretariat FOB di Kantor Bakesbangpol Bojonegoro, ruang paling timur. Kontak yang bisa dihubungi: Metty di 0813-3361-9087 atau Kuspri di 0823-3779-7660. Biaya pendaftaran pun terjangkau, hanya Rp150.000 per grup.
Festival ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni lalu. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Bakesbangpol dan Dinas Kominfo.
Kusprianto, ST, Promotor Festival sekaligus Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Bojonegoro, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk sosialisasi bahaya narkoba yang dibungkus dalam pendekatan musik.
"Pelaksanaan Festival Band ini pertama kalinya diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan tajuk Sosialisasi Bahaya Narkoba, khususnya di P4GN. Lewat lagu dan musik band yang mudah masuk ke kalangan pemuda," tegas Kusprianto.
Lebih jauh, ia berharap festival ini bisa menjadi agenda tahunan dalam rangka peringatan HANI, sebagai upaya berkelanjutan dalam menyuarakan perang terhadap narkoba.
"Kegiatan Festival Band ini akan diadakan setiap tahun dalam rangka Peringatan HANI agar bisa terus menyuarakan ke kalangan pemuda untuk ikut memerangi narkoba, menolak memakai narkoba, agar bisa terwujud Bojonegoro Bersih dari Narkoba," tambahnya.
Festival ini tak hanya tentang musik. Ini adalah panggung perlawanan, lantang disuarakan oleh generasi muda Bojonegoro, dengan instrumen mereka sebagai senjata melawan ancaman narkotika. Dan siapa tahu, dari panggung ini lahir musisi-musisi yang tak hanya piawai, tapi juga peduli. [feb/mu].
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published