Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Sampai pagi ini, banjir masih tampak menggenang di sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Mulai Kota, Trucuk, Kapas, Balen dan Kanor. Walupun kebanyakan hanya area pesawahan.
Namun, yang perlu diwaspadai adalah air kiriman dari atas Kabupaten Bojonegoro. Seperti Kabupaten Ngawi, Madiun, Sragen, Surakarta, Klaten dan Sukoharjo.
[Baca juga: https://blokbojonegoro.com/2025/01/22/tren-hulu-bengawan-solo-mulai-turun-kota-stabil/]
Apalagi dikabarkan jika banjir besar melanda wilayah Sukoharjo sejak kemarin. Bisa jadi, air limpahan yang masuk Bengawan Solo akan segera sampai di Kabupaten Bojonegoro.
Tidak hanya itu, curah hujan masih tinggi kabupaten/kota tersebut. Memang, di Kabupaten Bojonegoro hujan tidak selebat awal Januari lalu dan mulai berkurang di Minggu kedua.
"Kita masih harap-harap cemas, karena melihat informasi di media sosial, Sukoharjo dan sekitarnya banjir besar," kata salah satu warga di bantaran Bengawan Solo, Suwandi, asal Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.
Senada dikatakan Tajuddin, warga Desa Kabalan, Kecamatan Kanor. Tanaman padi di desanya sudah mulai berisi. Rata-rata telah tenggelam sejak kemarin.
"Jika tidak segera surut, kami takut akan berdampak pada kuwalitas padi," terangnya.
Seperti diketahui, Bengawan Solo memanjang dari hulu Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri dan mengalir melalui Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Surakarta, Sragen, dan sebagian Tempuran (hilir) kali Madiun (Bengawan Madiun).
Juga, melintas daerah Kabupaten Ngawi, Blora, Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan berakhir di Kabupaten Gresik. [riz/ko]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published