Reporter: Parto Sasmito
blokBojonegoro.com - Berdasarkan nota kesepahaman antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Arab Saudi pada 9 Januari 2023, kuota jemaah haji Indonesia tahun 2023 ini sebesar 221.000 orang.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, Kamis (19/1/2023). Dalam rapat yang digelar di gedung parlemen ini membahas persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/2023 M.
"Kuota jemaah haji Indonesia tersebut terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus," kata Menag Yaqut, sebagaimana dirilis pada laman resmi Kementerian Agama, https://kemenag.go.id/.
Ditambahkan Menag, kuota jemaah haji reguler tersebut direncanakan meliputi jemaah lunas tunda 2020 sebanyak 84.608 jemaah, jemaah lunas tunda 2022 sebanyak 9.864 jemaah, dan jemaah yang belum lunas sebanyak 108.847 jemaah. Menag juga menjelaskan rencana jemaah haji 2023 yang berusia di atas 65 tahun berjumlah 62.879 jemaah.
"Pelunasan Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) dimulai setelah terbitnya Keppres dan KMA BPIH yang kami rencanakan pada minggu ketiga bulan Februari tahun ini," kata Menag.
Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi dan dihadiri 45 anggota komisi, baik secara luring maupun daring.
Dalam rapat kerja itu, Menag juga memaparkan progres persipaan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023, diantaranya pembinaan Manasik, persiapan Embarkasi Haji, penggunaan maskapai, asuransi jemaah haji, serta akomodasi, konsumsi dan transportasi di Arab Saudi. [ito]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published