Reporter: Maratus Shofifah
blokBojonegoro.com - Memasuki masa tanam pada musim ini, banyak warga yang menyerbu pegadaian untuk menggadaikan barang guna kebutuhan menanam.
"Karena kekurangan biaya untuk tanam, jadi sementara menggadaikan emas dulu dari pada harus menjualnya," kata salah satu nasabah pegadaian, Luluk (47).
Luluk menerangkan, moment seperti ini memang sudah sering terjadi, saat musim panen dirinya menebus barang gadai. Sedangkan saat musim tanam, kembali menggadaikan barang yang dimiliki. "Kalau sudah ada uang, barangnya ditebus lagi," terangnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi pimpinan Cabang PT. Pegadaian (Persero), Setyawan Ibnu Hadi mengatakan, saat memasuki musim tanam memang memiliki tren peningkatan pada nasabah yang ingin mengadaikan barangnya, dari pada menebus.
"Ada sekitar 50 sampai 100 nasabah setiap hari yang datang ingin menggadaikan barang," ujarnya kepada blokBojonegoro.com.
Wawan panggilan akrabnya menerangkan, 95% nasabah membawa barang untuk digadaikan adalah jenis emas, baik itu emas perhiasan maupun logam. Sedangkan sisanya berupa barang elektronik. [ifa/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published